Sabtu, Maret 7, 2026

Batik Air Siap Terima Armada ke 51 nya

Must Read

Moneter.co.id – Pesawat
ke-51 Maskapai Penerbangan Batik Air jenis Airbus 320 bertolak dari pabrikan
Airbus di Kota Toulouse, Prancis, Selasa (31/10). Pesawat dengan registrasi
PK-LUY diterbangkan langsung oleh Pilot Surjo Djoko dan First Officer (FO)
Aditya Mulyawan pukul 11.00 waktu Toulouse tanpa penumpang.

Pesawat
rencananya akan tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta
Cengkareng, Rabu (1/11) pukul 11.00 WIB. Pesawat akan digunakan untuk membuka
rute baru penerbangan domestik Maskapai Batik Air, dalam mendukung pengembangan
10 destinasi wisata nasional. 
“Kami
siagakan pesawat ini untuk rute baru Batik Air,” kata Direktur Utama Batik Air,
Capt. Achmad Luthfi

Batik
Air sudah mengajukan dua rute penerbangan untuk mendukung pengembangan 10
destinasi wisata nasional kepada Kementerian Perhubungan. Dua rute itu adalah
Cengkareng-Silangit (Danau Toba) dan Cengkareng-Labuan Bajo.

Capt
Luthfi mengatakan, pabrikan Airbus di Toulouse, Prancis sudah menyelesaikan
seluruh pengiriman pesawat baru pada tahun 2017 ini. Tahun depan, akan datang
lagi 8 unit pesawat jenis Airbus 320 dari total pesanan Airbus sebanyak 234
unit.

Tidak hanya itu, pada tahun 2018 Batik Air juga direncanakan akan
menambah armada dengan tipe lainnya yaitu Boeing 737 MAX  8 sebanyak 3 unit.

“Diharapkan dengan kekuatan
armada baru yang terus bertambah akan memberikan pelayanan lebih terhadap para
pelanggan setia Batik Air,” ujarnya, Selasa (31/10).  

Saat
ini Batik Air telah terbang ke lebih dari 40 destinasi domestik di Indonesia
maupun Internasional menuju Singapura, Malaysia, Australia, India, dan
penerbangan charter menuju China, dengan frekuensi nya mencapai rata – rata 280
penerbangan perharinya.

Total armada Batik Air saat ini berjumlah 51 unit yang
terbagi dalam 37 unit Airbus A320 CEO, 8 unit Boeing 737-800, dan 6 unit Boeing
737-900.

 

 (TOP)

 

 

 

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

LPEI Catat Penyaluran PKE Rp13,5 Triliun pada 2025, Naik 85 Persen

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatatkan peningkatan signifikan dalam pelaksanaan program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sepanjang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img