Minggu, Maret 1, 2026

BCA Akuisisi 3,72 Juta Saham Rabobank Indonesia

Must Read

Moneter.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bersama PT BCA Finance mengakuisisi seluruh
saham PT Bank Rabobank International Indonesia (Rabobank Indonesia) sebanyak
3,72 juta saham.
 

Aksi korporasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual
beli saham bersyarat dengan Cooperatieve Rabobank UA, PT Aditirta Suryasentosa,
PT Antarindo Optima, PT Antariksabuana Citanagara, dan PT Mitra Usaha Kencana
Sejati.

“Perseroan bersama BCA Finance akan membeli sebanyak 3,72 juta saham
Rabobank Indonesia yang mewakili seluruh modal yang telah ditempatkan dan
disetor penuh oleh para pemegang sahamnya,” kata Sekretaris Perusahaan BCA,
Raymon Yonarto dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (11/12).

Raymon menjelaskan, perkiraan transaksi tersebut adalah Rp397 miliar. “Penyelesaian
rencana transaksi akan tunduk pada persyaratan pendahuluan sebagaimana
disepakati oleh para pihak dalam perjanjian,” ucapnya.

”Dimaksud tunduk persyaratan, termasuk diperolehnya persetujuan-persetujuan
yang relevan, antara lain dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas
pengambilalihan saham Rabobank Indonesia oleh perseroan,”ujarnya.

Nilai tersebut akan dilakukan penyesuaian dengan memperhitungkan pendapatan
atau kerugian Rabobank Indonesia pada saat tanggal penyelesaian transaksi.

Perseroan menjelaskan, tujuan transaksi ini adalah mendukung program
arsitektur perbankan Indonesia, serta mendukung pengembangan usaha eksisting
entitas anak BCA.

Nantinya, lanjut Raymon, perseroan akan mengkaji kemungkinan
penggabungan/merger antara bank yang akan diambil alih tersebut dengan entitas
anak BCA yang lain.

Sementara Wakil Presiden Direktur Rabobank Indonesia, Soemenggrie Jongkamto
menuturkan, PT Rabobank Indonesia mengumumkan kesepakatan diakuisisi oleh BCA,
kesepakatan tersebut merupakan bagian dari rencana Rabobank menghentikan
operasi di Indonesia.

Akuisisi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual beli bersyarat
(conditional sales purchase agreement/CSPA) antara kedua pihak pada 11 Desember
2019, namun masih harus mendapat persetujuan OJK.

“Fokus kami semata-mata adalah memastikan transisi semulus mungkin bagi
semua pihak, khususnya klien dan staf kami, selama proses penghentian operasi.
Bersamaan, pemegang saham kami didekati oleh beberapa pihak yang berkepentingan
dan akhirnya mencapai kesepakatan dengan BCA. Kami juga percaya bahwa memiliki
BCA dalam gambar akan lebih memungkinkan transisi yang lancar untuk semua,” ujar
Soemenggrie.

Informasi saja, April 2019 lalu BCA resmi mengakuisisi Bank Royal
Indonesia. Perseroan bersama dan anak usahanya BCA Finance sudah membeli
seluruh saham PT Bank Royal Indonesia dari PT Royalindo Investa Wijaya, Leslie
Soemadi, Ibrahim Soemadi, Nevin Soemadi, dan KoSugiarto.

Perseroan membeli sebanyak 2,872 juta saham Bank Royal yang mewakili
seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor para penjual dalam Bank Royal.

Transaksi akuisisi Bank Royal ini mencapai Rp 1,01 triliun dan transaksi
ini tidak termasuk dalam transaksi material. Adapun tujuan aksi korporasi ini
ialah untuk mendukung program arsitektur perbankan Indonesia dan mengembangkan
bisnis perbankan perseroan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img