Selasa, Oktober 6, 2026

BCA Digital Perkuat Literasi Keuangan, 30.926 Peserta Sudah Ikuti bluAcademy

Must Read

Ekspansi layanan perbankan digital dinilai tidak cukup hanya dengan memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan. Kemampuan nasabah dalam memahami dan mengelola produk tersebut menjadi faktor penting agar peningkatan inklusi keuangan benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan.

Hal ini menjadi perhatian PT Bank Digital BCA (BCA Digital) dalam momentum Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang diusung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera”.

BCA Digital memperkuat agenda literasi keuangan melalui program bluAcademy. Hingga Agustus 2026, program edukasi tersebut telah berjalan selama 25 batch dan diikuti 30.926 peserta sejak pertama kali digelar pada Oktober 2023.

Head of Brand & Communication BCA Digital Duardi Prihandiko mengatakan perluasan akses keuangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi. Sebab, akses terhadap produk keuangan tanpa pemahaman yang memadai justru berpotensi menimbulkan persoalan finansial di kemudian hari.

“Inklusi tanpa literasi berisiko menimbulkan masalah finansial di kemudian hari. Kami di BCA Digital melihat minat yang luar biasa dari masyarakat untuk lebih memahami pengelolaan keuangan,” ujar Duardi.

Menurut dia, tingginya jumlah peserta bluAcademy menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap edukasi pengelolaan keuangan yang praktis. Program tersebut tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga mendorong peserta untuk mempraktikkan pengelolaan keuangan dengan memanfaatkan fitur perbankan digital sesuai kebutuhan.

“Program ini kami hadirkan sebagai ujung tombak literasi finansial nasabah blu. Harapannya, nasabah tidak hanya belajar mengelola keuangan secara teori, tetapi juga bisa langsung berpraktik sambil mencoba fitur blu yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Duardi.

Memasuki Batch 27, bluAcademy mengangkat tema “Money Management for Hobbies: Tabungan dan Investasi Aman, Hobi Tetap Jalan”. Program ini menyasar kebutuhan pengelolaan keuangan yang semakin relevan bagi generasi muda, mulai dari pengaturan anggaran, investasi pemula hingga manajemen risiko finansial.

Pendaftaran bluAcademy Batch 27 dibuka secara gratis untuk masyarakat umum. Program akan dimulai melalui webinar pembukaan pada 21 Oktober 2026 dengan menghadirkan praktisi keuangan profesional.

Di sisi lain, BCA Digital melihat penguatan literasi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari strategi memperluas inklusi perbankan digital. Head of Growth and Acquisition BCA Digital Albert Kurniawan mengatakan teknologi memungkinkan layanan keuangan menjangkau masyarakat tanpa dibatasi lokasi geografis.

“Sejalan dengan pilar BIK 2026, blu by BCA Digital hadir untuk meruntuhkan batasan geografis agar masyarakat di mana pun berada memiliki akses yang sama terhadap layanan perbankan yang aman dan seamless,” jelas Albert.

Namun, bagi BCA Digital, pertumbuhan pengguna bukan satu-satunya ukuran keberhasilan ekspansi layanan digital. Perusahaan ingin memastikan peningkatan akses tersebut memberikan manfaat ekonomi yang lebih konkret bagi nasabah.

“Fokus kami bukan sekadar pada pertumbuhan jumlah pengguna, melainkan bagaimana ekosistem digital blu dapat memberikan nilai tambah nyata dalam kehidupan sehari-hari nasabah. Kami ingin memastikan peningkatan inklusi ini berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Albert.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa persaingan bank digital tidak hanya berkutat pada perebutan pengguna, transaksi, maupun fitur layanan. Seiring semakin luasnya akses masyarakat ke produk keuangan digital, kemampuan nasabah mengambil keputusan finansial juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem perbankan yang berkelanjutan.

Selain bluAcademy, BCA Digital turut menghadirkan sejumlah penawaran khusus sepanjang Oktober 2026 dalam rangka BIK. Perusahaan berharap kombinasi antara akses layanan digital, edukasi finansial dan manfaat produk dapat mendorong masyarakat menggunakan layanan keuangan secara lebih bijak.

Dengan pendekatan tersebut, BCA Digital menempatkan literasi sebagai salah satu instrumen untuk memastikan ekspansi inklusi keuangan tidak berhenti pada bertambahnya jumlah masyarakat yang memiliki akses ke perbankan, tetapi berlanjut pada kemampuan menggunakan layanan tersebut untuk membangun kondisi finansial yang lebih sehat.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

KEK Sanur Bidik Pasar 2 Juta WNI yang Berobat ke Luar Negeri

Indonesia mulai memperkuat posisi di industri wisata kesehatan untuk menahan arus masyarakat yang selama ini memilih berobat ke luar...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img