Moneter.co.id – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) PT Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) untuk go public di pasar modal.
”Kami terus dorong Bank Sulutgo masuk pasar modal yakni go publik karena akan menjadi acuan perusahaan lokal lain di Sulut dan Gorontalo,” kata Kepala Perwakilan BEI Manado, Fonny The di Manado, Senin (3/4).
Ia mengatakan, jika sudah go public otomatis semua perusahaan di Sulut akan mengikuti. Pasalnya, setiap kali melakukan sosialisasi yang pertama kali ditanyakan apakah Bank Sulutgo sudah ikut atau belum. Namun demikian, hal tersebut tidak mengurungkan niat BEI dalam melakukan sosialisasi.
Yang masuk di BEI Manado saat ini, kata Fonny hanya perusahaan-perusahaan nasional saja, padahal diharapkan perusahaan daerah bisa ikut. “BEI Manado, saat ini terus melakukan kunjungan langsung ke perusahaan-perusahaan yang memenuhi standar untuk menjadi emiten di pasar modal Indonesia,” ucapnya.
”Kami juga melakuan kegiatan business meeting untuk penyebaran informasi serta sosialisasi yang lebih mendalam tentang bagaimana cara perusahaan-perusahaan tersebut bisa mendapatkan dana murah melalui pasar modal,” ujarnya.
Dijelaskannya, banyak manfaat perusahaan menjual saham kepada publik atau yang dikenal dengan go public. Jumlah perusahaan yang sudah go public dan mencatatkan saham di BEI masih relatif sedikit dibandingkan di bursa-bursa negara lain.
Manfaat pertama, bagi perusahaan yang go public adalah mendapatkan akses pendanaan untuk mengembangkan usahanya. Banyak perusahaan menemui kendala untuk mendapatkan modal usaha dan dana inves tasi untuk ekspansi usaha.
Dengan menjadi perusahaan publik, perusahaan bisa mendapatkan dana untuk pengembangan usaha dalam jumlah yang cukup besar dengan biaya yang relatif murah. Selain itu, dengan menjadi perusahaan publik, maka perusahaan akan lebih transparan dan memiliki Good Corporate Governance (GCG). Perusahaan wajib mempublikasikan laporan keuangan secara berkala sehingga dipastikan perusahaan dapat beroperasi dengan baik.
Disamping itu, jika perusahaan sudah berstatus milik publik, maka alternatif pendanaan melalui bank juga akan lebih mudah. Bank akan lebih percaya karena mudah mengakses informasi mengenai perusahaan.
Sebagai informasi, BPD Sulutgo berencana akan melakukan initial public offering (IPO) di tahun 2018. Hal ini dilakukan agar bank tersebut semakin maju dan berkembang dengan cepat.
Rep.Hap




