Senin, Maret 2, 2026

BEKRAF Fasilitasi Semangat “Kita Tidak Sama, Kita Kerja Sama” dalam Peringatan Sumpah Pemuda 2017

Must Read

Moneter.co.id – Delapan puluh sembilan
tahun yang lalu, tepat pada tanggal 28 Oktober 1928, pergerakan semangat para
pemuda yang berbeda latar belakang bersatu untuk mencapai sebuah visi
mempersatukan bangsa.

Berlandaskan semangat ini, Badan Ekonomi Kreatif RI
(BEKRAF) memfasilitasi para pemuda Indonesia untuk berinisiatif memberikan dan
menyampaikan aspirasi tentang relevansi nilai Sumpah Pemuda dalam konteks
kekinian.

Pada Rabu 25 Oktober 2017,
16 pemuda dari berbagai profesi yang mewakili sektor ekonomi kreatif termasuk
para Startup yang tergabung dalam gerakan Karya Merah Putih di antaranya
GO-JEK, Traveloka dan Tokopedia, melakukan pertemuan membahas kondisi terkini.
Kehadiran mereka melambangkan kemajemukan bangsa Indonesia di era digital.

Mereka datang membawa isu kebhinekaan yang terjadi di ranah profesi
masing-masing, berdiskusi membahas komitmen dan kontribusi untuk kebaikan
Indonesia di masa depan.

Dari diskusi tersebut,
tercetus semangat “Kita Tidak Sama, Kita Kerja Sama”, yang merupakan aspirasi
operasional dimana setiap pemuda, tidak peduli suku, agama, aliran politik,
atau profesinya, harus melakukan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia
sebagai bentuk komitmen untuk membangun bangsa.


Presiden Jokowi saat berbincang dengan para pemuda didampingi oleh Kepala Bekraf – Triawan Munaf, dan Menpora – Imam Nahrawi.

CEO GO-JEK Nadiem Makarim mengatakan, anak muda punya tanggung
jawab untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Kuncinya adalah berkarya
dan berkolaborasi untuk kemajuan bangsa. Generasi muda Indonesia harus berperan
aktif dalam memajukan ekonomi kerakyatan berbasis digital, dan di saat yang
sama memanfaatkan revolusi industri 4.0, supaya bisa mewujudkan Indonesia
menjadi the Digital Energy of Asia.

“Semangat Kita Tidak Sama, Kita Kerja Sama
harus kita hayati dan terapkan di semua lini. Berkreasi dengan karya
(action-oriented) harus mendefinisikan generasi muda saat ini. Yang paling
penting bagi anak muda adalah bekerja dan berkarya dahulu, baru berbicara,”
ujarnya.

Sementara, Kepala BEKRAF Triawan Munaf menjelaskan, Semangat Kita Tidak
Sama, Kita Kerja Sama adalah semangat yang harus dimiliki pemuda untuk
melakukan aksi nyata membangun negeri.

“Meskipun berasal dari profesi, kalangan
dan industri yang berbeda, para pemuda mempunyai visi yang sama untuk
menjadikan Indonesia lebih besar. Ini relevansi Sumpah Pemuda zaman kini oleh anak
muda,” katanya.

Gerakan #sumpahpemuda2017
ini memberikan ruang kepada pemuda ekonomi kreatif untuk menunjukkan hasil
karya kepada Presiden Joko Widodo, pada peringatan Sumpah Pemuda, Sabtu 28
Oktober di Istana Bogor.

Mereka yang tergabung bersama ratusan tamu undangan
pemuda akan berdialog langsung dengan Bapak Presiden, menyampaikan aspirasi dan
komitmen yang sudah dirumuskan di pertemuan sebelumnya.

Harapannya adalah semangat
kerja sama pemuda memberikan manfaat dan dampak penting menuju kemajuan
Indonesia. Menghargai sejarah bangsa sekaligus berkontribusi dan melakukan aksi
nyata lewat kemampuan masing-masing untuk membangun Indonesia.


(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pemerintah Tegaskan Perjanjian Dagang AS Tidak Tambah Kuota Impor Energi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan perjanjian perdagangan antara Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat tidak...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img