Moneter.co.id – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), menyiapkan Rp1,2 miliar untuk para guru ngaji sebagai bentuk apresiasi telah menyelenggarakan pendidikan agama bagi anak-anak di wilayahnya.
Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, tahun ini pemerintah daerah hanya mampu memberikan Rp1,2 miliar. “Insentif dari pemerintah itu tidak diberikan langsung kepada masing-masing guru ngaji, tetapi melalui organisasi yakni Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Takmiliyah,” ucapnya, Minggu (28/5)
Ia menjelaskan, untuk teknis pembagiannya terserah mereka, kami tidak memberikan kepada guru ngajinya tetapi kepada organisasinya.
Rudy mengungkapkan, anggaran yang dialokasikan Pemkab Garut itu merupakan janji politiknya yang telah berjanji akan memberikan insentif bagi guru ngaji. “Ini kan janji politik saya memberikan insentif bagi guru ngaji, tetapi belum bisa semuanya,” ujarnya.
Rudy menambahkan, anggaran yang disiapkan Pemkab Garut masih dinilai kurang, dibandingkan dengan jumlah guru ngaji yang dilaporkan sekitar sembilan ribu orang. “Jumlah tersebut perlu adanya tambahan anggaran insentif bagi guru ngaji yang diperkirakan besarannya sekitar Rp4 sampai Rp5 miliar,” lanjutnya.
“Kalau jumlah segitu (sembilan ribuan) harusnya ada anggaran Rp4-5 miliar, tapi sekarang baru Rp1,2 miliar, makanya kami akan memberikan insentif ini secara bertahap,” tutup Rudy.
Rep.Hap




