Kamis, Januari 15, 2026

Bertemu Menteri Perdagangan Arab Saudi, Mendag Dorong Dimulainya Perundingan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Arab Saudi

Must Read

MONETER
– Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan mendorong segera dimulainya perundingan
persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Arab Saudi.
Menurut Mendag Zulkifli Hasan, sudah saatnya kedua negara semakin mempererat hubungan
kerja sama ekonomi dan Indonesia perlu terus meningkatkan ekspor ke Arab Saudi.

 

Hal
tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Mendag Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan
Arab Saudi Majid bin Abdullah Al-Qasabi. Pertemuan bilateral berlangsung di
Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (21/9/2022) malam sebelum dimulainya gelaran G20
Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) keesokan harinya.

 

“Arab
Saudi merupakan mitra dagang penting bagi Indonesia di kawasan Timur Tengah,
namun potensi perdagangan kedua negara belum dimanfaatkan secara optimal. Untuk
itu Indonesia mengusulkan peningkatan hubungan perdagangan dan investasi
melalui pembentukan kemitraan ekonomi komprehensif secara bilateral antara
Indonesia dan Arab Saudi,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

 

Arab
Saudi merupakan anggota Gulf Cooperation Council (GCC) bersama dengan lima
negara teluk lainnya, yaitu Persatuan Emirat Arab, Bahrain, Oman, Qatar, dan
Kuwait. Sejak 2018, Indonesia mengusulkan pembentukan Comprehensive Economic
Partnership Agreement (CEPA) dengan Arab Saudi melalui Gulf Cooperation Council
(GCC).

 “Mengingat
Indonesia telah menandatangani CEPA dengan Persatuan Emirat Arab yang merupakan
anggota GCC, maka Indonesia mengusulkan dimulainya perundingan bilateral Indonesia-Arab
Saudi. Saya percaya dengan adanya kerja sama dalam kerangka CEPA dan interaksi
bisnis antara kedua negara, akan meningkatkan hubungan perdagangan dan
ekonomi,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

 

Lebih
lanjut, Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa Menteri Perdagangan Arab Saudi
memiliki pandangan yang sama agar kedua pihak menemukan cara untuk mempererat
kerja sama bilateral. Bahkan dalam pertemuan, Menteri Perdagangan Majid bin
Abdullah Al-Qasabi menegaskan pentingnya kedua negara untuk meningkatkan
komunikasi dan pertemuan yang lebih intensif, dua hingga empat kali dalam
setahun.


Pertemuan
tingkat teknis antara kedua negara diharapkan dapat mengidentifikasi program prioritas
dan potensi kerja sama kedua negara, serta pembahasan lebih lanjut mengenai
usulan perundingan CEPA termasuk elemen cakupan CEPA yang akan dijadikan acuan
dalam proses perundingan dan pembahasan lebih lanjut.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img