Selasa, Januari 27, 2026

BI dan LPS Telah Naikkan Suku Bunga Kredit, Dirut Bank Sumut: Belum Ada Rencana

Must Read

Moneter.id – PT Bank
Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) belum berencana menaikkan suku
bunga kredit dalam waktu dekat ini. Meski Bank Indonesia (BI) telah menaikkan
suku bunga hingga dua kali sebanyak 50 basis poin (bps) di tahun 2018 ini
menjadi 4,75% dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga telah menaikan suku
bunga penjaminan mereka 25 bps untuk simpanan bank umum dalam bentuk rupiah serta
50 bps untuk simpanan valas.

Direktur Utama Bank Sumut Edie
Rizliyanto mengatakan, dalam situasi saat ini perbankan pada umumnya masih
memiliki likuiditas berlebih dan pertumbuhan kredit relatif masih lambat,
sehingga opsi untuk menaikkan suku bunga kredit menjadi sangat sulit.

“Menurut
saya kenaikan bunga kredit belum akan ada. Gantinya bank akan efisiensi untuk
menjaga kinerja positif,” ujar Edie, Kamis (7/6).

Bank Sumut,
lanjut Edie, pihaknya belum berencana menaikkan suku bunga kredit untuk Bank
Sumut. Bahkan kemungkinan hingga akhir tahun ini, Bank Sumut belum akan
menaikkan suku bunga kredit.

“Namun,
disisi lain justru dari awal tahun kemarin hingga bulan Juni, pihaknya telah menurunkan
suku bunga deposito total hingga 75 bps secara bertahap,” ucapnya.

Menurutnya,
khusus untuk deposito, dengan kondisi saat ini akan sangat sulit untuk kembali
turun.

“Kalau NPL tidak
khusus menjadi pertimbangan (suku bunga kredit). Namun sektor yang menyumbang
NPL besar tentu menjadi perhatian, apakah prosesnya yang kurang baik atau
sektornya yang berisiko,” ujar Edie.

Menurut Edie, korelasi
lebih besar dari naiknya suku bunga kredit ada pada permintaan kredit yang akan
menurun.

Sebagai
gambaran, saat ini suku bunga dasar kredit Bank Sumut untuk kredit korporasi
sebesar 9,45%, untuk kredit ritel 10,17% dan untuk kredit ritel 12,92%.
Sedangkan untuk kredit konsumsi non KPR sebesar 12,93%, KPR sebesar 10,17%.

 

(HAP/Kntn)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img