Moneter.co.id – Anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II yakni, PT Indonesia Kendaraan Terminal (IPC Car Terminal) berencana melepas saham ke pasar modal pada semester I/2018.
Direktur Indonesia Car Terminal, Chiefy Adi mengatakan, perseroan bakal melepas 31% saham ke publik lewat penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). “Kami menargetkan lebih dari Rp1 triliun. Namun ini juga bergantung pada valuasi,” ujarnya, Selasa (8/8).
Menurutnya, valuasi perusahaan tengah dikerjakan oleh firma Price water house Coopers. Setelah proses valuasi rampung, manajemen bakal meminta restu kepada pemegang saham dan juga Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Ia menjelaskan, dana IPO bakal digunakan untuk mendanai sejumlah rencana ekspansi, terutama pengembangan terminal di empat lokasi, mencakup Dumai, Belawan, Makasar, dan Bitung. Total kebutuhan belanja modal untuk ekspansi terminal diestimasi mencapai Rp900 miliar.
“Perseroan bakal mengajak para klien yang sebagian besar perusahaan otomotif untuk ikut menyerap saham yang akan dijual IPC Car Terminal,” ujarnya.
Chiefy berharap, masuknya pelanggan sebagai investor bakal menjaga kualitas layanan yang diberikan.
Hingga akhir 2017, IPC Car Terminal menargetkan throughput atau arus bongkar muat kendaraan sebanyak 350.000 unit. Per Juli 2017, perseroan mencetak kenaikan throughput secara tahunan sebesar 138%. (Hap)




