Minggu, Maret 1, 2026

Bidik Generasi Muda Usia di Bawah 28 Tahun, Kemenperin Gelar Kegiatan Inkubator Bisnis Kreatif Berorientasi Ekspor

Must Read

Moneter.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen untuk terus
memacu pertumbuhan wirausaha muda dalam sektor industri kreatif di Tanah Air. Salah
satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan kegiatan
inkubator
bisnis kreatif dengan target generasi muda yang berusia di bawah 28 tahun dengan
fokus di sektor industri kriya dan fesyen.

“Upaya tersebut juga merupakan bagian dari sasaran pemerintah untuk semakin
mendorong peningkatan ekspor,
sekaligus agar sektor industri kreatif mampu memberikan kontribusi
positif terhadap perekonomian nasional serta membawa efek ganda bagi
pertumbuhan ekonomi kreatif,” kata
Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kecil, Menengah
dan Aneka (IKMA)
Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Jumat (20/9).

Gati mengungkapkan, guna meningkatkan jumlah
wirausaha muda dalam industri kreatif, Direktorat Jenderal (Ditjen) IKMA Kemenperin
melakukan kegiatan Creative Business Incubator – Bali Creative Industry Center
(CBI – BCIC) Batch I Tahun 2019 yang telah dibuka di Kampus Universitas
Prasetya Mulya, Jakarta, pada Selasa (17/9).

Rekrutmen peserta CBI – BCIC telah dilaksanakan
secara terbuka melalui media sosial dan kegiatan Creative Talk yang diselenggarakan di Yogyakarta, Bandung, Surabaya
dan Bali. Jumlah pendaftar CBI – BCIC Batch I Tahun 2019 mencapai 840 orang,
yang kemudian diseleksi menjadi 30 peserta terpilih. Kegiatan ini berlangsung
mulai tanggal 17 September hingga 5 November 2019 di Jakarta.

Melalui
program tersebut, para pelaku IKM kreatif pemula bidang kriya dan fesyen akan
diberikan pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan bisnis atau scalling-up.
Tahapan ini cukup krusial
mengingat banyak pelaku usaha kreatif
pemula yang
sudah mampu menjalankan usahanya namun mengalami kendala ketika akan meningkatkan
kapasitas usahanya,” ungkap Gati.

Dalam pelaksanaan Creative Business Incubator tahun ini, Ditjen IKMA berkolaborasi
dengan beberapa universitas di Tanah Air, di antaranya Sekolah Bisnis dan
Ekonomi Universitas Prasetya Mulya.

“Kami juga akan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) yang selama ini juga
aktif membina wirausaha muda kreatif melalui Fisipol Creative Hub dan Akademi
Kewirausahaan Masyarakat,” jelasnya.

Gati menuturkan, melalui kerja sama dengan perguruan
tinggi, diharapkan anak-anak muda yang memiliki kreativitas tinggi itu
diharapkan tidak hanya pandai berbisnis, namun juga memiliki kepekaan sosial
untuk membantu sesama.

Kerja sama dengan perguruan
tinggi ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, akademisi dan
pelaku industri,” imbuhnya.

Gati menegaskan, selain inkubator bisnis kreatif,
kolaborasi dengan Universitas Prasetya Mulya dan Fisipol UGM juga dilaksanakan
melalui program Design Lab yang
merupakan kolaborasi antara desainer dan sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Program ini bertujuan juga untuk membangun ekosistem
industri di Sentra IKM, meningkatkan nilai tambah bisnis berbasis pasar (market based) dan mendukung
pengembangan pariwisata.

“Hal ini sejalan dengan visi Bapak Presiden Joko
Widodo untuk menghubungkan pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan
dengan kawasan industri rakyat, ekonomi khusus dan pariwisata,” tegasnya.

Dirjen IKMA menambahkan, Survei Khusus Ekonomi Kreatif
(SKEK) 2016 yang dilaksanakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan
Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kontribusi ekspor ekonomi kreatif
terbesar berasal dari sub-sektor fesyen sebesar 56,27%, kemudian diikuti oleh
sub-sektor kriya sebesar 37,52% dari total ekspor ekonomi kreatif Indonesia.

Merujuk pada data tersebut, Gati menargetkan kegiatan
Creative Business Incubator-Bali Creative Industry Center (CBI-BCIC) Batch I
Tahun 2019 akan mampu terus mendongkrak kontribusi ekspor sektor kreatif terhadap
ekspor nasional.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img