Selasa, Juli 28, 2026

Bio Farma Sumbang Anti Difteri Serum Senilai Rp 1,2 Miliar Ke Kemenkes

Must Read

Moneter.co.id – Perusahaan
farmasi, Bio Farma akan menyumbangkan Anti Difteri Serum (ADS) kepada
Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) sebanyak 700 vial atau senilai Rp1,2
Miliar. Hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan darurat pemerintah untuk mengobati
pasien penderita Difteri.

Corporate Secretary Bio Farma, Bambang Heriyanto
mengatakan, pengadaan ADS yang diimpor, berkaitan dengan peningkatan dan
pengembangan kapasitas ADS produksi di Bio Farma, sehingga kapasitas
produksi  belum dapat menghasilkan secara penuh. 

“Berbeda dengan Vaksin yang berfungsi sebagai pencegahan, Anti Difteri Serum
ini  berfungsi untuk mengobati penderita yang sudah terlanjur terkena
difteri,” ujarnya, Rabu (20/12).

Bambang menjelaskan, pihaknya berkomitmen sesuai kebutuhan pemerintah melalui
Kemenkes, untuk meningkatkan kapasitas produksi Vaksin dan Anti Difteri Serum
untuk pasokan tahun 2018. 

“Kami  terus meningkatkan kapasitas sampai  maksimal produksi,
untuk memenuhi kebutuhan pemerintah pada outbreak
difteri ini,” jelas Bambang. 

Vaksin juga didistribusikan ke beberapa negara, namun khusus outbreak difteri ini Bio Farma
sangat memprioritaskan kebutuhan dalam negeri. “Tentu kebutuhan
diprioritaskan kebutuhan dalam negeri selain kita juga memasok anti Difteri
serum ke luar negeri,” ucap Bambang.

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Bank Saqu Bukukan Kredit Rp 8,6 Triliun, DPK Tembus Rp 8,9 Triliun pada Semester I 2026

Bank Saqu mencatat pertumbuhan bisnis yang solid hingga pertengahan 2026. Bank digital milik Astra Financial dan WeLab tersebut membukukan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img