Selasa, September 8, 2026

Bisnis AI Melesat, MTDL Percepat Garap Agentic AI

Must Read

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) mulai memperbesar pijakan di bisnis kecerdasan buatan (AI) dengan mempercepat adopsi Agentic AI di Indonesia. Langkah ini dilakukan setelah bisnis AI perseroan menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang paruh pertama 2026.

Metrodata mencatat bisnis Data & AI tumbuh 52% secara tahunan pada semester I-2026. Pertumbuhan lebih tinggi terjadi pada bisnis Hybrid AI yang mencakup Hybrid IT & Infrastructure, yang melonjak 171% secara tahunan.

Kinerja tersebut menjadi sinyal bahwa kebutuhan terhadap solusi AI di dunia usaha mulai bergerak dari tahap eksplorasi menuju implementasi yang lebih konkret. Metrodata kini mengantongi lebih dari 100 use cases, dengan sebagian di antaranya telah mengadopsi Agentic AI.

Presiden Direktur MTDL Susanto Djaja mengatakan, meski kontribusi bisnis Data & AI serta Hybrid AI terhadap total pendapatan unit Solusi dan Konsultasi Digital masih di bawah 10%, laju pertumbuhannya memberikan prospek yang menjanjikan.

“Meski masih menjadi hal yang baru, dan kontribusi keduanya terhadap total revenue unit Solusi dan Konsultasi Digital masih belum mencapai 10%, tetapi kami melihat bahwa pertumbuhannya lebih agresif dibandingkan sejumlah lini bisnis lainnya,” ujar Susanto.

Dia menilai potensi bisnis AI Metrodata akan semakin besar ketika semakin banyak use cases masuk ke tahap produksi dan mulai memberikan dampak langsung terhadap kinerja bisnis pelanggan.

“Oleh karenanya, seiring dengan semakin banyaknya use cases yang masuk ke tahap produksi dan semakin jelasnya dampak bisnis yang dihasilkan, kami melihat bahwa bisnis AI berpotensi menjadi salah satu growth engine Metrodata dalam 3–5 tahun mendatang,” katanya.

Untuk menggarap peluang tersebut, MTDL telah memiliki dua model Agentic AI, yakni Knowgen.AI dan Megarock. Knowgen.AI menyasar kebutuhan efisiensi kerja pada unit tertentu, terutama untuk perusahaan kecil dan menengah.

Sementara Megarock dikembangkan untuk kebutuhan bisnis yang lebih spesifik dan memiliki cakupan lebih luas. Solusi ini terdiri dari lima layanan, yaitu Megabots.AI untuk chatbot, Megadocs untuk intelligent document processing, Megaque sebagai AI code assistant dan document summarization tool, Megacast untuk demand forecasting, serta Megafactory untuk automated quality inspection dan predictive maintenance.

Pengembangan Agentic AI juga dibarengi dengan upaya Metrodata memperluas pemahaman pasar mengenai penerapan teknologi tersebut. Perseroan menggunakan ajang Metrodata Solution Day (MSD) sebagai salah satu sarana untuk mendorong diskusi dan edukasi terkait implementasi teknologi AI di dunia usaha.

Pada MSD 2026, MTDL menekankan bahwa perusahaan tidak harus menggunakan satu model AI yang sama. Pemilihan teknologi dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, baik menggunakan model closed maupun open, maupun memulai dari aspek penyimpanan data.

Strategi tersebut sejalan dengan upaya Metrodata membangun ekosistem digitalisasi dan AI yang terintegrasi. Perseroan memiliki delapan pilar solusi yang mencakup Cloud Services, Data & AI, Hybrid IT & Infrastructure, Cybersecurity, Business Application, Digital Business Platform, Consulting & Advisory Services, dan Managed Services.

“Melalui 8 pilar solusi milik Perseroan yaitu; Cloud Services, Data & AI, Hybrid IT & Infrastructure, Cybersecurity, Business Application, Digital Business Platform, Consulting & Advisory Services, dan Managed Services, MTDL menyediakan layanan ekosistem untuk digitaliasi dan adopsi AI yang terintegrasi,” tutup Susanto.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Indonesia Bangun Fasilitas Overhaul Taurus 60, Ketergantungan ke Luar Negeri Dipangkas

Ketergantungan industri hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia terhadap fasilitas perawatan mesin di luar negeri mulai ditekan. Satuan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img