Moneter.co.id – PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) kembali melakukan setoran modal kepada BJB Syariah sebesar Rp250 Miliar pada 6 April 2017, untuk peningkatan modal entitas anak.
Direktur Keuangan BJB Nia Kania mengatakan, setoran modal tersebut merupakan aksi lanjutan dari modal dasar BJB Syariah sebesar Rp2 triliun sehingga dengan penambahan modal tersebut total modal disetor BJB ke BJB Syariah sebesar Rp1,245 triliun.
“Penyertaan modal lanjutan ini mengubah portofolio kepemilikan saham Bank BJB di BJB Syariah. Jika sebelumnya kepemilikan saham perseroan mencapai 98,61%, sekarang naik menjadi 98,89% atau naik 0,28%,” katanya di Jakarta, Senin (10/4).
Sebelumnya, Direktur Utama BJB Ahmad Irfan mengatakan perseroan tidak akan melakukan setoran modal ke BJB Syariah. Hal itu merupakan akibat dari nilai cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang berpotensi kembali ke dalam arus modal BJB Syariah.
Sekedar informasi, sepanjang tahun 2016 BJB Syariah mencatatkan rugi sebesar Rp414,71 miliar, bandingkan dengan kinerja di tahun 2015 di mana BJB Syariah masih sanggup membukikan keuntungan Rp7,279 miliar.
Hal tersebut akhirnya menekan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang membuat biaya operasional naik hingga 375,4%.
Rep.Hap




