Moneter.co.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai pariwisata
dan e-Commerce memiliki potensi
strategis untuk dikembangkan.
“Pertama yaitu pariwisata, karena hasilnya cepat, dampak
kepada lapangan kerjanya juga cepat dan dampak ke penghasilan yang cepat dan
penghasilan devisanya jalan,” kata Kepala BKPM Thomas Lembong di Jakarta,
Jumat (06/01).
Thomas menjelaskan, selain menggali potensi keindahan alam
dan budaya, sektor pariwisata juga menciptakan banyak lapangan kerja di bidang
jasa. “E-Commerce juga memberikan angka investasi yang besar
pada 2017 lebih dari 5 miliar dolar AS,” ujarnya.
“Itu sudah separuh dari investasi tahun lalu di sektor
Migas. Jadi nilainya besar sekali dan pertumbuhannya tinggi sekali,” ujar
Thomas.
Thomas menjelaskan pertumbuhan di bidang e-Commerce mencapai
50-80% year on year (yoy).
Selain itu, pemerintah juga akan mengundang investor di
bidang e-Commerce, baik dari Silicon
Valley Amerika Serikat maupun Eropa dan Jepang serta Tiongkok.
(HAP)




