MONETER – Perusahaan
transportasi, PT Blue Bird Tbk (BIRD) meraup laba bersih sebesar Rp126 miliar pada
triwulan I-2023. Raihan ini tumbuh 164 persen dibanding triwulan I-2022 yang
sebesar Rp48 miliar.
Kata Direktur Utama Bluebird Sigit Djokosoetono, catatan
kinerja positif ini tak lepas dari terbukanya kembali mobilitas masyarakat dan
transformasi yang dilakukan perseroan secara berkelanjutan untuk menjawab
kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Di awal tahun ini operasional
perseroan juga didukung dengan jumlah penambahan lebih dari 1.000 armada untuk
seluruh layanan mobilitas perseroan.
“Kami bersyukur dapat secara berkelanjutan terus mencatat
kinerja positif perseroan,” kata Sigit dalam keterangan resmi di Jakarta,
Kamis (27/4/2023).
Menurutnya, laba bersih tersebut tak terlepas dari
realisasi pendapatan hingga Rp1,046 triliun atau 55 persen lebih tinggi
dibanding periode sama tahun sebelumnya (yoy) yang sebesar Rp674 miliar.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, Bluebird turut
membukukan peningkatan laba perusahaan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan
amortisasi (EBITDA) hampir dua kali lipat menjadi sebesar Rp283 miliar dari
Rp149 miliar.
Diketahui, pada kuartal I/2023, segmen layanan taksi
tumbuh 54 persen (yoy) dan berkontribusi 76 persen terhadap total pendapatan,
serta menjadi kontributor pendapatan terbesar perusahaan taksi berlogo burung
biru tersebut.
Sementara itu pada bisnis segmen rental, penyewaan bus (bus charter), layanan pengantaran dan
penjemputan antar kota (intercity shuttle),
dan lainnya juga meningkat 58 persen (yoy).




