Selasa, Maret 31, 2026

BNC Pastikan Operasional Tetap Stabil Usai Pembatalan Izin Referal oleh OJK

Must Read

PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) memastikan seluruh layanan dan operasional perusahaan tetap berjalan normal menyusul keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membatalkan izin terkait mitra pemasaran perantara pedagang efek kelembagaan Level I milik perseroan.

Direktur Utama BNC, Eri Budiono, menjelaskan bahwa izin yang dibatalkan tersebut berkaitan dengan rencana program referal kepada perusahaan sekuritas untuk nasabah yang berminat melakukan transaksi saham. Ia menegaskan bahwa program tersebut belum pernah diluncurkan kepada publik.

“Izin tersebut merupakan bagian dari rencana layanan referal kepada perusahaan sekuritas yang hingga saat ini belum diluncurkan oleh Bank,” ujar Eri.

Menurutnya, pembatalan izin tersebut tidak memiliki dampak terhadap aktivitas bisnis maupun layanan yang saat ini telah digunakan oleh nasabah. BNC tetap menjalankan seluruh layanan perbankan digitalnya secara normal, termasuk berbagai produk Wealth Management.

Produk-produk seperti reksa dana, bancassurance, layanan emas, hingga fitur perbankan digital lainnya disebut tetap dapat diakses tanpa kendala. Perseroan juga memastikan bahwa seluruh layanan tersebut telah mengantongi izin resmi dan berada dalam pengawasan regulator.

“Nasabah dapat tetap mengakses seluruh layanan kami secara penuh. Keamanan transaksi juga terjaga karena seluruh produk telah memiliki perizinan yang sah serta diawasi oleh regulator,” kata Eri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program referal tersebut sebelumnya dirancang sebagai bagian dari pengembangan layanan Wealth Management BNC. Namun hingga kini, program masih dalam tahap penyempurnaan guna memastikan kesiapan dari sisi operasional, sistem, hingga pengalaman pengguna.

BNC menegaskan komitmennya untuk selalu menjalankan bisnis secara hati-hati dan sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Dalam setiap pengambilan keputusan, perseroan mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi serta manajemen risiko yang terukur.

“BNC memastikan setiap aktivitas operasional dilakukan dengan mengedepankan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku dan prinsip kehati-hatian,” jelasnya.

Sebagai institusi yang berada di bawah pengawasan regulator sektor perbankan dan pasar modal, BNC juga menyatakan akan terus menjaga koordinasi aktif dengan pihak terkait serta menghormati setiap kebijakan yang ditetapkan.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan keuangan digital yang aman dan kompetitif, sekaligus mendukung upaya peningkatan inklusi keuangan nasional secara berkelanjutan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ramadan 2026 Dorong Lonjakan Konsumsi, Aktivitas Pengguna Flip Meningkat Signifikan

Momentum Ramadan 2026 kembali menjadi pendorong utama peningkatan konsumsi domestik di Indonesia. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi pada triwulan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img