Selasa, Januari 27, 2026

BNI Siapkan Rp4 Triliun untuk Pacu Bisnis Anorganik dan Akuisisi di 2019

Must Read

Moneter.id – PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI)
menganggarkan belanja Rp3 triliun hingga Rp4 triliun untuk pertumbuhan bisnis
secara anorganik, termasuk di dalamnya 
untuk mengakuisisi perusahaan asuransi umum dan perbankan pada 2019.

Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengatakan
perseroan pada tahun 2019 ini ingin melengkapi kepemilikan anak usaha, yang
saat ini masih berjumlah lima anak perusahaan.

Meskipun memiliki rencana untuk melakukan akuisisi
pada 2019 ini, perseroan mengklaim modal perseroan masih mencukupi sehingga BNI
tidak memilki rencana untuk menerbitkan instrumen utang baru.

“Kami mungkin akan melakukan akuisisi baik di
perbankan, maupun di asuransi untuk melengkapi visi dan misi kita sebagai
lembaga keuangan,” ujar Herry dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/1).

Saat ini perseroan masih melakukan penjajakan
terhadap perusahaan asuransi umum dan juga perbankan. “Tidak tertutup kemungkinan,
di pertengahan tahun BNI juga akan merangkul perusahaan finansial berbasis
teknologi (tekfin/fintech),” ucap Herry.

Disinggung lebih lanjut mengenai kandidat bank dan
perusahaan asuransi tersebut, Herry enggan berkomentar lebih jauh. “Bisa
saja itu bank Buku Umum Kegiatan Usaha (BUKU) I, BUKU II, BUKU III,” katanya.

Pada  2019, BNI menargetkan untuk medongkrak pertumbuhan laba di rentang 13% hingga 15%
(yoy) dari perolehan di 2018 yang sebesar Rp15,02 triliun. Hingga akhir 2018,
BNI sudah mengumpulkan aset Rp808,5 triliun.


- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

YKK AP Indonesia Hadirkan Jendela Alumunium ber-SNI Lewat Pembukaan Showroom di Medan

YKK AP Indonesia terus menghadirkan produk bahan bangunan unggulan yang ber-Standar Nasional Indonesia (SNI). Sebagai produsen bahan bangunan nasional...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img