Minggu, Maret 1, 2026

BSI fasilitasi layanan perbankan syariah untuk PLN

Must Read

Moneter.id
 PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau (BSI) bekerja sama dengan PT
Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dalam bentuk layanan cash management dan penerbit jaminan
pengadaan barang/jasa di lingkungan PLN.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Bank
Syariah Indonesia Hery Gunardi, jajaran manajemen BSI serta Direktur Keuangan
PLN, Sinthya  Roesly secara virtual di Jakarta, Senin (31/5).

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi
menyampaikan bahwa BSI berupaya mengoptimalkan peran bank syariah untuk
membantu pemulihan ekonomi nasional.

“Melalui integrasi layanan perbankan syariah satu atap
untuk PLN, kami berharap BSI menjadi solusi layanan syariah bagi korporasi
serta supply-chain di PLN. Keberadaan
BSI ini mudah-mudahan dapat memberikan nilai tambah dan manfaat bagi PLN dan
seluruh pegawainya melalui produk dan layanan digital yang dimiliki BSI,” ujar
Hery Gunardi.

Baca
juga:
 
BSI catat volume transaksi digital hingga Rp40,85
triliun di triwulan
I/2021

Dari sisi korporasi sendiri, Hery menambahkan, BSI
memberikan kemudahan dan layanan kepada nasabah yang bersinggungan erat dengan
proyek-proyek yang membutuhkan penjaminan.

Selain memberikan kemudahan layanan cash management yang terintegrasi dengan
layanan keuangan yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun, aman, cepat dan
didukung IT yang modern.

“BSI menjadi bank syariah pertama sebagai Bank Imprest
atas pengeloaan dana operasional di PLN,” kata Hery.

Layanan cash management
ini bertujuan untuk memudahkan pengelolaan operasional keuangan sekaligus
pemeliharaan posisi likuiditas PLN secara efektif dan efisien per 1 Juni 2021
di Wilayah Aceh.

Sedangkan layanan trade
finance
BSI sebagai Penerbit Jaminan (Bank Garansi) Pengadaan Barang dan
Jasa berfungsi untuk verifikasi dan kontrol atas Bank Garansi vendor /
kontraktor yang telah diterbitkan. Dilengkapi dengan sistem BG Online Access
yang aman diakses dimanapun dan kapanpun.

Melalui inisiatif ini, BSI berharap perbankan syariah
dapat mendukung peran PLN sebagai perusahaan yang strategis melalui percepatan
dan digitalisasi layanan perbankan syariah terintegrasi, juga kemudahan akses
bank garansi secara online guna memudahkan PLN memantau proses pengadaan barang
dan jasa, serta layanan pembiayaan syariah yang kompetitif dan nyaman bagi
lebih dari 7 ribu pegawai.

Selain itu, kerjasama ini diharapkan dapat membantu
perekonomian nasional dan menjadi stimulus bagi seluruh stakeholders dan pelaku
usaha untuk bangkit mengembangkan usahanya. Tentunya dengan prinsip
kehati-hatian, aman dan tepat sasaran.

Direktur Keuangan PLN, Sinthya Roesli menyampaikan
bahwa dengan adanya sinergi kedua belah pihak semakin menguatkan dan mempermudah
PLN dalam kontrol trading process yang melibatkan kontraktor, layanan keuangan
terintegrasi dalam layanan syariah yang menyeluruh.

Baca juga: Kantongi Rp5,99 triliun, laba bersih PLN naik Rp1,6 triliun
di tahun 2020

“Tentu kerjasama ini menjadi komitmen kami untuk
bersama membangun negeri melalui sinergi BUMN,” ujarnya.

Sebelumnya, BSI dan PLN telah menjalin kerjasama
meliputi pembiayaan korporasi baik fasilitas capex maupun fasilitas dengan
surat jaminan pemerintah, pengelolaan keuangan operasional PLN melalui layanan cash management, pengadaan penyedia jasa
pembiayaan syariah program bantuan fasilitas kendaraan operasional (BFKO),
layanan payroll, pembiayaan consumer yakni mitraguna, griya, oto,
cicil emas dan gadai emas untuk pegawai PLN, serta kerjasama kerjasama penerbit
jaminan pengadaan barang/jasa untuk proyek PLN.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img