Minggu, Maret 1, 2026

BTN Kucurkan KPR Rp 230,2 Triliun Sejak 1976 Hingga 2017

Must Read

Moneter.co.id – PT
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN merayakan hari jadinya ke-41
Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Sejak 1976, BTN dipercaya pemerintah untuk
mengucurkan KPR bagi masyarakat di Indonesia.

Direktur
Utama BTN Maryono mengatakan, sejak 1976 hingga November 2017, pihaknya telah
mengucurkan kredit baik berskema konvensional maupun syariah senilai Rp230,2
triliun untuk merealisasikan KPR bagi 4,1 juta unit rumah. 

“Dari
pencapaian tersebut, sebesar 3,08 juta unit atau lebih dari 75% di antaranya
mengalir dalam bentuk KPR Subsidi. Angka tersebut setara dengan nilai KPR
Subsidi sebesar Rp110,45 triliun. Sementara sisanya atau sebesar Rp119,76
triliun didistribusikan dalam bentuk KPR Nonsubsidi,” jelas Maryono dalam acara
HUT ke-41 KPR BTN di Jakarta, Selasa (12/12).

“Selama
41 tahun, Bank BTN telah melalui berbagai dinamika politik ekonomi, dan
mengalami perubahan kebijakan pemerintahan, namun kami tetap konsisten
mewujudkan akses pembiayaan KPR dengan melakukan transformasi dan sinergi
dengan pihak swasta maupun BUMN lain,” kata Maryono.

BTN
optimistis hanya dengan sinergi, Program Satu Juta Rumah bisa tercapai dengan
bantuan dari Pemerintah pusat dan daerah. Pasalnya, menurut Maryono, industri
properti melibatkan banyak 
stakeholder,
dengan 
multiplier effect yang
tinggi.

Baca
juga: Tingkatkan Layanan, BTN Luncurkan Plaza KPR dan KPR Hotline

“Komitmen
perbankan, pemerintah pusat maupun daerah perlu disatukan dan diperkuat untuk
mengurangi backlog perumahan sebesar 11,38 juta unit,” katanya.

Jika
para 
stakeholders sejalan,
Maryono berharap pengembang properti bisa lebih produktif dan inovatif membantu
Pemerintah mengurangi 
backlog perumahan.
“Oleh karena itu, selain menggandeng pemerintah pusat dan daerah, BTN juga merangkul
mitra swasta, di antaranya Go-Jek Indonesia untuk mempercepat pencapaian
Program Satu Juta Rumah,” ujar Maryono. 

Pada
Parade KPR ini BTN mengajak Go-Jek untuk memfasilitasi mitra 
driver-nya mendapat fasilitas
KPR subsidi dari BTN. Setidaknya, ada 581 aplikasi KPR subsidi dari para 
driver Go-jek saat tahap I
Go-Jek Serbu BTN dibuka, 397 di antaranya lulus verifikasi dan bisa mendapatkan
rumah impiannya.

“Nilai
KPR-nya hanya Rp51,6 miliar, namun sangat berarti bagi mereka dan kami bangga
bisa membantu keluarga mendapatkan rumahnya dengan skema yang terjangkau,”
kata Maryono.

Kesuksesan
Go-Jek Serbu BTN Tahap I mendorong Bank BTN membuka Tahap ke II bersama Go-Jek
Indonesia membuka Program Go-Jek Serbu BTN Tahap II di seluruh kota yang
menjadi wilayah kerja Go-Jek, di antaranya Sumatera, Jawa Timur, Yogyakarta,
Jawa Tengah, Kalimantan, dan Sulawesi.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img