Selasa, Januari 27, 2026

BTN Luncurkan Kredit Pendidikan dengan Bunga 6,5 Persen

Must Read

Moneter.co.id – PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk meluncurkan kredit untuk memenuhi kebutuhan
pendidikan dengan plafon hingga Rp200 juta dan bunga tetap sebesar 6,5% selama
lima tahun kedepan.

Pinjaman tersebut diluncurkan
untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya
manusia (SDM) Indonesia. Langkah strategis ini juga digelar untuk mencapai
target penyaluran kredit perseroan pada 2018.

Direktur Utama BTN Maryono
mengatakan saat ini masyarakat Indonesia tidak hanya menempatkan hunian sebagai
kebutuhan primer. Masyarakat Indonesia mulai menempatkan pendidikan sebagai
kebutuhan dasarnya. 
“Pemenuhan
kebutuhan pendidikan tersebut masih terhalang masalah tingkat ekonomi
masyarakat Indonesia,” ujarnya, Selasa (10/4).

Berdasarkan data
Badan Pusat Statistik (BPS) per akhir 2017 menunjukkan, hanya 8,15% dari
penduduk berumur 15 tahun ke atas yang berhasil menyelesaikan pendidikan hingga
ke jenjang perguruan tinggi.

BPS juga merekam adanya
ketimpangan pendidikan yang sangat besar. Persentase penduduk 15 tahun ke atas
dengan ekonomi teratas yang menamatkan perguruan tinggi lebih besar 17 kali
lipat ketimbang kelompok yang sama pada tingkat ekonomi terbawah.

Maryono menjelaskan, melalui
kredit pendidikan ini, kami ikut berpartisipasi memenuhi kebutuhan pendidikan
untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

“Kami akan
menggandeng 101 universitas untuk mempermudah masyarakat mengakses kredit
pendidikan BTN dan hari ini ada 23 perguruan tinggi yang telah siap untuk
menandatangani kerja sama,” ucapnya.

Ke depannya, lanjut
Maryono, kami juga akan terus bermitra dengan perguruan tinggi lainnya. Kredit
pendidikan racikan BTN tersebut dapat dinikmati debitur existing Bank BTN.

“Debitur existing yang dimaksud yakni nasabah Kredit
Pemilikan Rumah (KPR)/Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), baik subsidi maupun
nonsubsidi hingga Kredit Agunan Rumah (KAR),” ujar Maryono.

Menurutnya, debitur existing dengan penghasilan tetap maupun tidak
tetap dapat mengakses pinjaman tersebut. “Melalui Kredit Pendidikan dengan
fasilitas KAR BTN Top Up, debitur existing bisa
menggunakan dana pinjaman untuk memenuhi kebutuhan biaya pendidikan, di
antaranya biaya masuk sekolah atau kuliah, biaya sumbangan pembinaan pendidikan
(SPP), daftar ulang, dan kebutuhan penunjang pendidikan lainnya,” pungkasnya.

Secara umum,
hingga Februari 2018, BTN telah menyalurkan kredit dan pembiayaan sekitar Rp197
triliun. Posisi tersebut tercatat naik sekitar 19% secara tahunan (
year-on-year/yoy) dari Rp166,08 triliun pada bulan
yang sama tahun sebelumnya.

 

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

YKK AP Indonesia Hadirkan Jendela Alumunium ber-SNI Lewat Pembukaan Showroom di Medan

YKK AP Indonesia terus menghadirkan produk bahan bangunan unggulan yang ber-Standar Nasional Indonesia (SNI). Sebagai produsen bahan bangunan nasional...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img