Moneter.co.id – Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pada April 2015 memberikan dampak positif PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, BTN selama ini merupakan bank yang fokus dalam pembiayaan rumah. Dengan adanya Program Sejuta Rumah ini maka kinerja perseroan menjadi terpacu terutama dalam penyaluran kredit.
“Kami dapat merasakan bahwa selama Pemerintahan Presiden Jokowi ini memiliki program yang sangat tepat. Baru kali ini memberi kontribusi ke peningkatan pembiayaan KPR subsidi selama dua tahun ini year on year (yoy) naik 34 persen. Ini peningkatan tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya, Kamis (28/9).
Program Sejuta Rumah memberi kemudahan bagi masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, untuk mendapatkan rumah. “Program kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi menawarkan bunga 5 persen sepanjang kredit. Ini jauh lebih rendah dibanding program KPR komersial” ucap Maryono.
“Kalau bunga untuk program KPR nonsubsidi di atas 10 persen dan ada yang 9 persen,” kata Maryono.
Bukan hanya itu, menurut Maryono, yang menarik dari program tersebut ialah uang muka 1 persen. Alhasil, akses masyarakat akan rumah semakin besar.
Program ini juga membantu bank dalam hal sumber pembiayaan. “Sekarang ada dua sumber, FLPP dan subsidi bunga memberi ruang memberikan pembiayaan lebih besar lagi,” pungkas Maryono.
(SAM)




