Kamis, Januari 15, 2026

BTN Putuskan Bagi Dividen Rp20,92 Miliar dan Buyback Saham

Must Read

Moneter.id – RUPST PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memutuskan
untuk membagi dividen sebesar Rp20,92 miliar (Rp1,98 per saham) atau 10% dari
laba bersih tahun lalu sebesar Rp209 miliar atau Rp19,76 per saham.

Maka jumlah yang akan disetor ke pemegang saham mayoritas
atau pemerintah adalah sebesar Rp12,55 miliar. Sementara 90% dari sisa laba
bersih akan digunakan sebagai saldo laba ditahan

“Per Februari 2020, rasio cakupan atau coverage ratio BTN mencapai lebih dari
100%, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 43,42%,”
kata Direktur Utama BTN Pahala N Mansury di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Pada tahun 2020, katanya, perseroan menetapkan beberapa
target kinerja, yaitu aset ditargetkan meningkat 6%-8%, sementara kredit dan
pembiayaan tetap tumbuh sebesar 8%-10%, dengan penopang utama adalah KPR.

“Bank BTN akan mengoptimalkan KPR Non subsidi
khususnya segmen milenial dan urban dan mengembangkan personal loan dengan penjualan produk secara bundling antara kredit dan tabungan, seperti contohnya BTN Solusi
yang baru kami rilis,” ujar Pahala.

Menurutnya, dengan pemasaran produk bundling, perseroan menargetkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh13%-15%
didorong kenaikan porsi dana murah dari giro dan tabungan.

“Sedangkan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) ditargetkan di
kisaran 3,5% dengan memperbaiki proses inisiasi kredit dan sistem manajemen
penagihan dan optimalisasi situs lelang rumah,” tungkasnya.

Katanya, BTN tetap optimistis laba bisa menembus Rp2,5
triliun hingga Rp 3 triliun dengan menurunkan cost of fund menjadi 5,27% dan mendorong fee based income tumbuh di atas 17% dibandingkan tahun lalu,”
ujar Pahala.

Sementara dalam waktu dekat, perseroan akan melakukan
pembelian saham dan memberikannya kepada karyawan sebagai insentif, merespon
rencana buyback saham oleh 12 BUMN
yang ditunjuk oleh pemerintah.

Sebelumnya, Kementerian BUMN telah melakukan koordinasi
dengan 12 BUMN untuk melakukan pembelian kembali atau buyback saham.

Rencana pembelian kembali saham tersebut terdiri dari
sektor perbankan yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, kemudian sektor konstruksi
Wika, PP, Adhi Karya, Jasa Marga, Waskita, lalu sektor pertambangan yakni
Antam, PT Bukit Asam dan PT Timah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img