Moneter.co.id – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyiapkan dana sebesar Rp
43,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang Idul
Fitri 1439 H. Dana tersebut meningkat 48% dibandingkan persiapan uang tunai
tahun 2017.
Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan kebutuhan uang
tunai pada bulan Ramadan selalu mengalami peningkatan. Hal ini karena
likuiditas tunai tersebut naik hingga 30% dari hari biasa.
“Tahun ini lebih tinggi karena cuti bersamanya panjang,”
kata Maryono, Senin (21/05).
Kebutuhan likuiditas yang naik ini juga karena kebutuhan
untuk biaya pendidikan untuk biaya masuk sekolah dan pembayaran tunjangan hari
raya.
Sebanyak
30% dari dana tersebut atau sekitar Rp 13 triliun akan dialokasikan untuk
pengisian mesin ATM Bank BTN. Kemudian, sisanya atau sekitar Rp 30,6 triliun
dianggarkan untuk kas pada Kantor Cabang.
Sebagai
gambaran Bank BTN memiliki 2.047 ATM dengan 10.000 jaringan ATM Link. Bank BTN
pun memiliki 961 jaringan kantor untuk melayani nasabah perseroan di seluruh
Indonesia.
Maryono
menambahkan untuk memberikan layanan perbankan kepada masyarakat pada saat
libur cuti bersama, Bank BTN tetap memberikan layanan secara terbatas.
“Pelayanan kepada masyarakat tetap diberikan dan tidak
boleh berhenti. Kami tetap buka dan memberikan layanan secara terbatas sesuai dengan
jadwal kliring dari regulator yang akan kami umumkan kemudian,” tutup
Maryono.
(HAP)




