Moneter.co.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan
pencatatan saham perdana PT Kioson Komersial Indonesia Tbk yang merupakan
perusahaan startup pertama yang melantai
di pasar modal domestik.
Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan bahwa Kioson menjadi pelopor
perusahaan startup yang mencatatkan sahamnya di BEI melalui mekanisme penawaran
umum perdana saham (initial public offering/IPO).
“Kioson membuktikan perusahaan yang mencatatkan saham di BEI bukan hanya
perusahaan besar saja. Bursa mendukung dan menyediakan fasilitas bagi
perusahaan startup,” ujarnya, Kamis
(05/10).
Menurut Tito, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk merupakan emiten saham ke-24 di
sepanjang 2017 ini atau emiten saham ke-558 yang tercatat di BEI sampai dengan
saat ini. Saham PT Kioson Komersial Indonesia Tbk dicatatkan di BEI dengan kode
perdagangan KIOS di Papan Pengembangan.
“Aksi korporasi IPO memang telah lama menjadi salah satu sarana bagi
perusahaan untuk menggalang dana. Diharapkan, Kioson dapat lebih profesional,
transparan, dan akuntabel. Diharapkan juga menjadi salah satu saham yang terus
menjadi pilihan bagi investor,” katanya.
PT Kioson Komersial
Indonesia merupakan perusahaan teknologi penyedia jasaonline-to-offline (O2O). Kioson melepas 150
juta saham ke publik atau sekitar 23,07 persen dari total modal ditempatkan dan
disetor penuh setelah pelaksanaan IPO.
Harga saham KIOS
ditawarkan senilai Rp300 per saham, dengan demikian, perseroan meraih dana IPO
sebesar Rp45 miliar.
Sementara itu, Direktur Utama Kioson, Jasin Halim mengatakan momen IPO penting
bagi perseroan karena dapat memperkuat komitmen dalam menjembatani underserved market dengan dunia digital.
“Dengan dicatatkannya saham perdana ini, Kioson menawarkan para investor
untuk bisa berinvestasi di startup teknologi,” katanya.
Jasin menyampaikan bahwa dana yang diraih dari hasil IPO itu sekitar 78,95
persen akan dialokasikan untuk akuisisi PT Narindo Solusi Komunikasi dalam
rangka memperkuat infrastruktur perseroan.
Sementara itu,
terpantau pada perdagangan perdana di BEI, harga saham perdana KIOS bergerak
menguat 50 persen menjadi Rp450 per saham dibandingkan harga awal Rp300 per
saham.
(HAP)




