Sabtu, April 4, 2026

Ekonomi

Salurkan KUR Rp83,3 triliun per Oktober 2019, Tahun Depan BRI Targetkan Laba Tumbuh 11 Persen

Moneter.id - Bank BRI menargetkan pertumbuhan laba sebesar 10-11% pada 2020. Proyeksi ini sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan laba per September 2019 sebesar 8,1%. "Kita pasang target laba 10-11% pada tahun depan," kata Direktur Utama Bank BRI Sunarso di Jakarta, Rabu (27/11). Kata Sunarso,...

Unilever Indonesia Bagikan Dividen Rp430 per Lembar Saham pada 18 Desember 2019

Moneter.id - Berdasarkan hasil keputusan rapat direksi pada 22 November 2019 lalu PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) akan membagikan dividen interim perseroan tahun buku 2019.   Rapat menyetujui dividen akan dibagikan kepada para pemegang saham sebesar Rp430 per lembar pada 18 Desember 2019 mendatang. Dengan...

Hasil Jual Green Sukuk Ritel Seri ST006 Capai Rp1,45 Triliun, Generasi Z Investor Terbanyak

Moneter.id - Pemerintah menetapkan hasil penjualan Green Sukuk Ritel seri ST006 sebesar Rp1,45 triliun dengan jumlah investor tercatat mencapai 7.735 orang. “Investor terbanyak berasal dari generasi milenial yaitu 3.950 orang atau sekitar 51,07%. Dari jumlah tersebut, investor baru ST006 tercatat sebanyak 2.908 orang, yang...

Komisi XI DPR RI Pertanyakan Piutang Himbara

Moneter.id - Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mempertanyakan masalah piutang negara, yang dilakukan oleh bank-bank pelat merah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Selain itu, ia juga mempertanyakan apakah piutang yang sudah dihapus bukukan itu masih menemui sejumlah kendala,...

Tahun Depan BNI Targetkan Penyaluran Kredit Sebesar 13 Persen

Moneter.id - PT Bank Negara Indonesia Persero (BNI) Tbk menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 11-13% secara tahunan (yoy) pada 2020. “Pertumbuhan kredit perseroan tahun depan akan sangat dipengaruhi kondisi ekonomi makro,” kata Direktur Utama Bank BNI Achmad Baiquni di Jakarta, Selasa (26/11). Bank BNI memiliki proyeksi pertumbuhan ekonomi...

Bank Mandiri Targetkan Laba Bersih Naik 7 Persen di 2020

Moneter.id - PT Bank Mandiri Persero Tbk membidik pertumbuhan laba bersih sebesar 6-7% pada 2020. Emiten bersandi saham BMRI ini meyakini pertumbuhan kredit pada 2020 akan tumbuh di kisaran 10-11% secara tahunan (yoy). Wakil Direktur Utama Mandiri Sulaiman Arif Arianto di Jakarta, Selasa (26/11) mengatakan, melalui...

Wamen Parekraf: Ekonomi Kreatif Berpotensi Dongkrak PDB Indonesia Secara Signifikan

Moneter.id - Sektor ekonomi kreatif (Ekraf) dinilai mampu meningkatkan produk domestik bruto (PDB) bagi Indonesia secara signifikan. Terlebih sektor ini didukung dengan pembangunan industri kreatif yang difokuskan pada produk berorientasi ekspor dan substitusi impor serta diversifikasi produk dan jasa untuk penciptaan nilai tambah. Wakil Menteri Pariwisata dan...

Garuda Indonesia: Jelang Nataru, Travel Agent Pasang Tarif Mahal Bakal di Coret dan ‘Black List’

Moneter.id - Garuda Indonesia akan mencoret agen perjalanan yang memasang tarif tinggi apalagi melebihi tarif batas atas selama liburan Natal dan Tahun Baru. Kata Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah, Garuda tidak boleh menentukan harga sendiri. Di rute domestik itu sudah ditentukan pemerintah ada Tarif...

Incar Dana Rp956,84 Miliar, APLN Tetapkan Rights Issue Rp240 per Saham

Moneter.id - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melakukan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak 4 miliar lembar saham atau sebesar Rp 240 per saham. Perseroan membidik dana dari aksi korporasi itu sebanyak-banyaknya Rp 956,84 miliar. Emiten properti...

Terdiri dari Dua Kelas, SMF Terbitkan EBA-SP SMF-BTN05 Kelas A Senilai Rp1,72 Triliun

Moneter.id - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF melakukan penawaran umum Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) SMF-BTN05 kelas A bernilai pokok Rp1,72 triliun dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). “EBA-SP tersebut terdiri dari dua kelas yakni A1 Rp574 miliar berbunga...
- Advertisement -spot_img

Latest News

Impor Awal 2026 Naik 14,44 Persen, Didorong Sektor Nonmigas

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor Indonesia pada periode Januari–Februari 2026 mencapai US$42,09 miliar atau meningkat 14,44 persen...
- Advertisement -spot_img