Kamis, Mei 7, 2026

Energi

Pengamat: UU Cipta Kerja Berikan Kepastian Lebih Besar di Sektor Pertambangan

Moneter.id – Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker) dinilai akan mendorong hilirisasi di sektor pertambangan. Kehadiran UU Omnibus Law Cipta Kerja sangat positif untuk pemulihan ekonomi, terutama dalam hal pertambangan. Demikian disampaikan Pengamat pertambangan sekaligus Ketua Indonesian Mining & Energy...

SKK Migas Andalkan Blok Rokan untuk Capai Produksi 1 Juta BOPD

Moneter.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) tetap mengandalkan Blok Rokan untuk mencapai produksi 1 juta BOPD (barel minyak per hari) dan gas 12 BSCFD (milyar kaki kubik per hari) di tahun 2030, karena memiliki potensi cadangan...

Apronuki Usulkan Energi Nuklir Masuk Kedalam RUU EBT

Moneter.id – Ketua Perkumpulan Profesi Nuklir Indonesia (Apronuki) Besar Winarto  mengusulkan agar energi nuklir masuk dalam materi Rancangan Undang-undang Energi Baru Terbarukan (EBT). “Apronuki menilai, energi nuklir perlu diatur dalam dua aspek undang-undang, yakni aspek promosi dan keselamatan,” kata Besar, Rabu (25/11/2020)."Nuklir itu kalau...

ACE dan WCA Perkuat Komitmen Terhadap Energi Batubara Ramah Lingkungan

Moneter.id – Pusat Energi ASEAN (ASEAN Centre for Energy - ACE) dan Asosiasi Batubara Sedunia (World Coal Association - WCA) berkomitmen terhadap energi batubara yang ramah lingkungan dalam lewat nota kesepahaman atau MoU yang mengedepankan pentingnya kawasan Asia Tenggara. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlaku selama...

Tantangan Jangka Pendek Adaro Energy, Jaga Kas dan Perkuat Permodalan

Moneter.id – PT Adaro Energy Tbk berfokus untuk menjaga kas dan memperkuat struktur permodalan serta posisi keuangan dalam menghadapi tantangan jangka pendek."Kami tetap merasa optimistis terhadap fundamental industri di jangka panjang, dan dalam menghadapi tantangan jangka pendek, kami berfokus untuk menjaga kas, memperkuat struktur...

Fluktuasi Harga Tambang Internasional Pengaruhi HPE Periode November 2020

Moneter.id – Fluktuasi harga internasional memengaruhi penetapan harga patokan ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) periode November 2020. Dibandingkan dengan HPE periode Oktober 2020, sebagian besar komoditas mengalami penurunan HPE. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 85 Tahun 2020,...

Lifting Migas Indonesia Capai 100,2 Persen atau 706,2 Ribu Barel Minyak per Hari

Moneter.id – Pada kuartal III 2020, kinerja hulu migas mencatatkan realisasi lifting minyak Indonesia mencapai 100,2 persen atau 706,2 ribu barel minyak per hari (BOPD) dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) sebesar 705 BOPD. Kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja...

Kasus SPBU ‘Curang’ di Bali Masuk Tahap P21

Moneter.id – Berkas perkara dugaan kasus Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terindikasi melakukan tindak pidana di bidang metrologi legal telah dinyatakan lengkap dan memasuki tahap P21. Serah terima tersangka dan barang bukti tahap II dari Tim penyidik Metrologi Legal Direktorat Jenderal Perlindungan...

Petrogas Basin Kembali Kelola WK Kepala Burung Hingga 2040

Moneter.id – Anak usaha dari RH Petrogas Ltd. yaitu Petrogas (Basin) Ltd. kembali mengelola Wilayah Kerja (WK) Kepala Burung. Kesepakatan ini berlaku efektif 15 Oktober 2020 hingga 14 Oktober 2040 mendatang.Hal ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kontrak gross split WK Kepala Burung antara Pemerintah RI...

Hingga Akhir Oktober 2020, Harga Pertamax Turun Rp250 per Liter

Moneter.id – PT Pertamina akan menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax sebesar Rp250 per liter untuk periode 12 – 31 Oktober 2020. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial dan Trading Pertamina Putut Andriatno mengatakan, caranya dengan membeli Pertamax di SPBU Pertamina...
- Advertisement -spot_img

Latest News

BPS: Inflasi Bulanan April 2026 Masih Terjaga

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa pada April 2026 terjadi inflasi sebesar 0,13 persen secara bulanan (m-to-m), atau terjadi...
- Advertisement -spot_img