Senin, Maret 2, 2026

China Bakal Miliki Lintasan KA Cepat Sepanjang 30 Ribu Kilo di 2020

Must Read

Moneter.co.id – Wilayah China dengan luas mencapai 9,59 juta kilometer persegi atau
hampir sembilan kali lipat luas wilayah daratan Indonesia, sekitar 80% wilayahnya
akan tercakup jaringan rel kereta api berkecepatan tinggi hingga 2020.



Dua tahun mendatang China akan memiliki lintasan
kereta api cepat sepanjang 30.000 kilometer, agar 80% kota besar yang
penduduknya lebih dari satu juta jiwa bisa terhubung, demikian laporan Radio
Internasional China (CRI) yang dipantau di Beijing, Rabu (03/01).

Perusahaan Kereta Api China (CRC) mengatakan
bahwa jaringan kereta api di wilayah daratan Tiongkok itu memiliki standar
kualitas yang dilengkapi dengan peralatan canggih.

Hingga akhir 2017 panjang lintasan kereta api di
China telah mencapai 127.000 kilometer, sepanjang 25.000 kilometer di antaranya
merupakan lintasan kereta cepat. 

Lintasan kereta cepat yang bebas dari lintasan
sebidang terpisah dari jalur kereta reguler. Demikian halnya dengan kereta
bawah tanah atau subway/MRT yang juga
terpisah.

Pada tahun ini, CRC menargetkan dapat mengangkut
3,25 miliar penumpang atau naik 6,9% dibandingkan tahun lalu dan 3,02 miliar
ton barang.

Pada tahun ini pula, China telah menghabiskan
dana sekitar 732 miliar RMB (Rp1.537 triliun) untuk pembangunan jaringan kereta
api, demikian pernyataan General Manager CRC Lu Dongfu.

“Mulai 2013 hingga 2017, China telah
mengeluarkan dana 3,9 triliun RMB untuk proyek perkeretaapian. Ini rekor karena
investasi besar-besaran di jalur kereta api,” ujarnya sebagaimana dikutip China Daily.

Selama periode tersebut, kata dia lagi, telah
terbangun 29.400 kilometer jalur baru dan 15.700 kilometer atau setengahnya
merupakan jalur kereta cepat.

Pada 2017, China mengeluarkan dana 801 miliar
RMB untuk pembangunan jalur kereta api. 

Pada tahun itu pula dibuka dua jalur baru kereta
cepat, yakni Baoji-Lanzhou dan Shijiazhuang-Jinan, menandai perkembangan
signifikan jaringan kereta cepat dengan empat rute menghubungkan wilayah utara
dan selatan serta empat rute timur-barat.

Fuxing, kereta cepat generasi terbaru China yang
mulai beroperasi pada jalur Beijing-Shanghai telah memiliki hak kekayaan
intelektual.
Pada bulan September
kecepatan maksimum Fuxing telah disetel hingga 350 kilometer per jam. 

Kereta generasi sebelumnya yang telah beroperasi
di China selama enam tahun berkecepatan maksimum 300 kilometer per jam. Kereta
jenis terakhir ini nantinya akan melaju di jalur kereta cepat
Jakarta-Bandung. 

 

(HAP/Ant)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img