Senin, September 28, 2026

CINT Kantongi Laba Rp11,4 Miliar, Bidik Pertumbuhan Penjualan Dua Digit

Must Read

PT Chitose Internasional Tbk (CINT) menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit pada 2026. Target tersebut ditopang oleh kinerja keuangan yang tumbuh signifikan serta meningkatnya permintaan furnitur dari sektor pendidikan.

Emiten furnitur tersebut mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp11,4 miliar, melonjak 384% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp2,3 miliar. Pada periode yang sama, pendapatan CINT tumbuh 26% secara tahunan menjadi Rp259,21 miliar.

Pertumbuhan tersebut salah satunya ditopang oleh segmen pendidikan yang mencatatkan pendapatan sebelum eliminasi sebesar Rp121,7 miliar. Angka tersebut meningkat 36% dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar Rp89,5 miliar.

Direktur CINT R Nurwulan Kusumawati mengatakan, perseroan melihat permintaan furnitur pendidikan terus menguat seiring dengan dorongan pemerintah untuk memperluas pemerataan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Kami melihat permintaan di sektor pendidikan terus menguat. Pemerintah mempercepat pemerataan pendidikan bermutu. Serta, mulai meningkatnya permintaan pengadaan furnitur dari institusi-institusi pendidikan swasta,” ujar Nurwulan.

Selain sektor pendidikan, segmen perkantoran juga mencatatkan pertumbuhan yang kuat dan masih menjadi kontributor terbesar bagi perseroan. Pendapatan segmen tersebut sebelum eliminasi mencapai Rp179,4 miliar, naik 69% secara tahunan dibandingkan Rp105,9 miliar pada 2025.

CINT melihat peningkatan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, baik pada institusi negeri maupun swasta, sebagai peluang untuk memperluas pasar. Perseroan merespons peluang tersebut dengan memperkuat portofolio dan mengembangkan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan serta tren pasar.

Menurut Nurwulan, investasi berkelanjutan di sektor pendidikan dapat membuka ruang pertumbuhan bagi bisnis perseroan sekaligus memperluas kontribusi CINT terhadap kebutuhan furnitur di dalam negeri.

“Investasi berkelanjutan ini membuka peluang pertumbuhan bisnis CINT yang optimis untuk meraih pertumbuhan penjualan double digit, serta menjadi salah satu komitmen Perseroan dalam berkontribusi untuk negeri,” katanya.

Dengan kinerja keuangan yang tumbuh dan prospek permintaan furnitur pendidikan yang dinilai masih terbuka, CINT optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir 2026. Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit pada tahun fiskal 2026.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Refinancing Rp10,39 Triliun Jalan Tol MBZ, PT SMI Ambil Porsi Rp4 Triliun

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI mengambil bagian dalam pembiayaan sindikasi senilai sekitar Rp10,39 triliun untuk refinancing...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img