Minggu, Maret 1, 2026

Dampak Fluktuasi Harga Tambang Internasional Pengaruhi HPE Periode Mei 2019

Must Read

Moneter.id – Fluktuasi
harga internasional mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk
pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) periode Mei 2019. Dibandingkan
dengan HPE periode April 2019, terdapat beberapa komoditas yang mengalami
perubahan.

Ketentuan
HPE ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2019
tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor Atas Produk Pertambangan Yang Dikenakan
Bea Keluar. Permendag ini ditetapkan pada 25 April 2019 dan mulai berlaku 1 Mei
2019

“HPE beberapa produk pertambangan mengalami
kenaikan dan penurunan. Hal ini disebabkan adanya fluktuasi harga
internasional,”
kata
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan di Jakarta, Kamis (2/05).

Oke
menjelaskan, sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat
tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi,
pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat
seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang telah
dilakukan pencucian.

Perhitungan
harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit,
konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat
rutil berdasarkan pada harga Asian Metal. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet
konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit
berdasarkan harga London Metal Exchange (LME).

Dibandingkan
periode sebelumnya, produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata
pada periode bulan Mei 2019 antara lain konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) yang
ditetapkan dengan harga rata-rata USD294,14 /WE atau naik 0,22%, konsentrat
seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata USD824,06/WE atau naik 8,90%, dan
konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata USD896,46/WE atau naik
0,37%.

Sedangkan
produk yang mengalami penurunan dibandingkan HPE periode sebelumnya antara lain
konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) dengan harga rata-rata USD 2.332,41/WE atau turun
0,63%, konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD 813,53/WE atau
turun 4,81%, konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%) dengan harga rata-rata USD
216,31/WE atau turun sebesar 0,79%, dan bauksit (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga
rata-rata USD 25,19/WE atau turun 0,05%.

Sementara
itu, konsentrat besi (hematit, magnetit/Fe ≥ 62%), konsentrat besi laterit
(gutit, hematit, magnetit/Fe ≥ 50% dan Al2O3 + SiO3 ≥ 10%), konsentrat pasir
besi (lamela magnetit ilmenit/Fe ≥ 56%) dan pellet konsentrat pasir besi
(lamela magnetit ilmenit/Fe ≥ 54%), dan Nikel (Ni<1,7%) tidak mengalami
perubahan.

“Penetapan
HPE periode Mei 2019 ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan
tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait,” pungkas Oke.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img