Kamis, Januari 15, 2026

Dengan Bunga 8,25 Persen, Sritex Lunasi Utang USD188,15 Juta

Must Read

Moneter.id – PT Sri Rejeki
Isman Tbk (SRIL) atau Sritex melunasi surat utang senior yang jatuh tempo pada
tahun 2021 dengan bunga 8,25% atau senilai US$ 188,15 juta. 
Jumlah
tersebut terdiri dari pokok utang US$ 174,52 juta, premi US% 7,20 juta, dan
bunga akrual dan terutang US$ 6,44 juta.

“Pelunasan
surat utang 2021 merupakan bagian dari penggunaan dana atas transaksi
penerbitan surat utang baru oleh Sri Rejeki Isman dalam denominasi mata uang dolar
Amerika Serikat (AS) dengan jumlah pokok US$ 225 juta,” kata Allan Moran
Severino, Direktur Keuangan SRIL di Jakarta, Selasa (19/11).

Seperti diketahui, emiten
perusahaan tekstil ini menerbitkan wesel bayar US$ 225 juta yang akan jatuh
tempo pada 9 Januari 2025. Surat utang dengan bunga 7,25% ini diterbitkan pada
9 Oktober 2019 lalu. Dengan penjamin PT Sinar Pantja Djaja, PT Primayudha
Mandirijaya, dan PT Britratex Industries.

Pada kuartal III/2019,
Sritex membukukan penjualan tumbuh 17,16% secara tahunan menjadi US$ 895,08
juta sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya hanya mencapai US$
763,95 juta.

Rinciannya,
penjualan ekspor tumbuh 31,71% (yoy)
menjadi US$ 534,54 juta, dari sebelumnya US$ 405,86 juta. Nilai ekspor yang
berkontribusi 59,72% terhadap total penjualan ini paling banyak berasal dari
penjualan benang, disusul pakaian jadi, kain jadi, lalu kain mentah.

Kenaikan penjualan ekspor
terbesar terjadi untuk wilayah Amerika Serikat dan Amerika Latin, yakni 191,39%
yoy menjadi US$ 72,67 juta.

Tercatat per
September 2019 ini, penjualan ekspor SRIL mencakup wilayah Asia sebesar 60,5%,
Eropa 15,2% , Amerika Serikat dan Amerika Latin 13,6% , Uni Emirat Arab dan
Afrika 10,5%, serta Australia 0,3%.

Sementara itu, penjualan
lokal SRIL hanya tumbuh 0,68% secara tahunan, dari US$ 358,09 juta menjadi US$
360,53 juta. Penjualan lokal terbesar juga masih berasal dari penjualan benang,
lalu kain jadi, pakaian jadi, kemudian kain mentah.Perseroan juga mencatatkan
pertumbuhan laba bersih 2,45% yoy
menjadi US$ 72,22 juta, dari sebelumnya US$ 70,49 juta.

Sementara, beban pokok
penjualan SRIL turut meningkat 14,59% yoy,
dari US$ 624,45 juta menjadi US$ 715,54 juta. SRIL mencatatkan laba bruto
sebesar US$ 179,53 juta atau naik 28,69% yoy dari sebelumnya US$ 139,5 juta.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img