Sabtu, Maret 7, 2026

Dirut: Bank DKI Salurkan Kredit Rp 27,90 Triliun per Juni 2018

Must Read

Moneter.id – Direktur
Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi
 
menyatakan, Bank DKI melakukan perbaikan struktur dana murah mencapai
50,91% per Juni 2018. Aksi ini meningkat membaik dibandingkan periode yang sama
sebelumnya sebesar 47,03% per Juni 2017.

“Hal ini sebagai
respon atas tekanan meningkatnya biaya dana atau cost of fund,” ucap Kresno di Jakarta, Jumat (27/7).

Ia
menjelaskan, Bank DKI juga mendorong peningkatan rasio LDR dengan mendorong
pertumbuhan penyaluran kredit lebih tinggi daripada pertumbuhan Dana Pihak
Ketiga (DPK). Per Juni 2018, LDR Bank DKI tercatat membaik dari 72,07% per Juni 2017
menjadi 79,37% per Juni 2018.

“Pertumbuhan
penyaluran kredit mencatatkan pertumbuhan 9,33% (YoY) dari Rp25,52 triliun per
Juni 2017 menjadi Rp27,90 triliun per Juni 2018,” ujarnya.

Pertumbuhan
kredit tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit mikro yang tumbuh 64,37% dari
Rp351,62 milyar per Juni 2017 menjadi Rp577,96 milyar per Juni 2018.
Pertumbuhan kredit di sektor mikro didorong oleh pengembangan jaringan kantor
Bank DKI di lokasi-lokasi pasar di DKI Jakarta.

Pertumbuhan penyaluran kredit
juga dibarengi dengan perbaikan rasio NPL Gross yang tercatat sebesar 3,82% YoY
per Juni 2018 dari 4,73% per Juni 2017. Membaiknya rasio NPL tersebut didorong
dengan upaya perbaikan proses kredit untuk memastikan penyaluran kredit
dilakukan secara prudent.

“Beberapa hal
dilakukan Bank DKI antara lain dengan menyempurnakan SOP, penataan kewenangan
memutus kredit sesuai dengan prinsip four
eyes principles
, sentralisasi proses analisa dan administrasi kredit, serta
peningkatan kualitas sumber daya manusia dibidang perkreditan,” bebernya.

Selain itu, lanjut
Kresna, Bank DKI juga melakukan penagihan kredit secara intensif, lelang
eksekusi, pengambilalihan agunan dan restrukturisasi kredit.

Sementara, Dana Pihak
Ketiga (DPK) Bank DKI per Juni 2018 tercatat sebesar Rp35,16 triliun dengan
komposisi dana murah mencapai 50,91%, membaik dibandingkan periode yang sama
sebelumnya sebesar 47,03%.

Membaiknya
komposisi DPK tersebut utamanya didorong oleh pertumbuhan tabungan sebesar
13,64% YoY dari Rp7,14 triliun per Juni 2017 menjadi Rp8,11 triliun per Juni
2018 dan pertumbuhan Giro sebesar 2,87% dari Rp9,51 triliun per Juni 2017
menjadi Rp9,79 per Juni 2019.

Pertumbuhan tabungan
didorong oleh sejumlah inovasi Bank DKI yang memudahkan nasabah untuk melakukan
transaksi perbankan seperti pembayaran E-Samsat (Pajak Kendaraan Bermotor),
aplikasi JakOne Mobile yang semakin memudahkan nasabah untuk bertransaksi
secara less cash dengan penerapan fitur QR (Quick Response), pembayaran PBB
dengan menggunakan ATM dan aplikasi JakOneMobile.

Berbagai
aktivitas bisnis yang dilakukan tersebut telah mendorong pencapaian laba per
Juni 2018 sebesar Rp356,39 miliar. Adapun total aset Bank DKI per Juni 2018
tercatat sebesar Rp46,43 triliun.

Bank DKI sepanjang tahun 2018
terus mendorong pengembangan produk digital banking termasuk JakOne Mobile yang
merupakan aplikasi layanan keuangan digital yang terdiri mobile banking dan
mobile wallet dan dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi kebutuhan
sehari-hari.

Pada tahun
2018 ini, Bank DKI juga mendapatkan beberapa penghargaan terkait dengan inovasi
dan digital banking seperti Most Promising Prepaid Smart Card For Smart City
pada Produk JakCard Jawara Financial Indonesia 2018, Innovative Company in
Digital Financial Services kategori Bank Pembangunan Daerah pada Indonesia
Digital Innovative Awards 2018, The First Trendsetter E-Money Kategori Bank
Pembangunan Daerah pada Infobank Banking Service Excellence Awards 2018.

Bank DKI juga
mendapatkan Rekor Pelayanan STNK Secara Digital Dengan Sistem Pembayaran QR
Code Pertama di Indonesia dari Museum Rekor Indonesia.

 

(TOP)

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Armada Kapal, Jaga Pasokan Energi Aman Selama Ramadan Idulfitri 2026

PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina memastikan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional selama periode Satgas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img