Minggu, Maret 1, 2026

Ditengah Wabah COVID-19, HPE Produk Pertambangan Konsentrat Mangan dan Ilmenit Periode Juni 2020 Paling Stabil

Must Read

Moneter.id
Hingga
menuju periode akhir Mei 2020, harga beberapa komoditi produk pertambangan
mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan kondisi di negara utama tujuan ekspor
diantaranya Tiongkok yang sudah mulai pemulihan pasca pandemi COVID-19.

Kondisi ini mempengaruhi harga penetapan Harga Patokan
Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) untuk periode
Juni 2020. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor
56 Tahun 2020, tanggal 27 Mei 2020.

Kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri
Indrasari Wisnu Wardhana, HPE produk pertambangan periode Juni 2020 mengalami
fluktuasi diantaranya komoditas konsentrat tembaga, konsentrat mangan,
konsentrat besi dan konsentrat seng mengalami kenaikan dibandingkan periode
bulan lalu dikarenakan kondisi di negara Tiongkok yang sudah mulai pemulihan
pasca pandemi COVID-19.

“Sementara, untuk komoditas konsentrat timbal,
konsentrat ilmenite, konsentrat rutil dan bauksit masih mengalami penurunan
dikarenakan permintaan terhadap produk tersebut belum sepenuhnya normal,” kata Wisnu
Wardhana, Sabtu (30/5/2020).

Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah
konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir
besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal,
konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, dan bauksit yang telah
dilakukan pencucian.

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat
besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan,
konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal dan Iron
Ore Fine Australian. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir
besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, dan bauksit bersumber dari London
Metal Exchange (LME).

Dibandingkan periode sebelumnya, produk pertambangan
yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode bulan Juni 2020 adalah
konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) dengan harga rata-rata USD 2.380,49/WE atau naik
sebesar 5,30%, konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62% dan ≤ 1% TiO2)
dengan harga rata-rata USD 72,13/WE atau naik sebesar 1,85%.

Lalu, konsentrat besi laterit (gutit, hematit,
magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 + SiO2) ≥ 10%) dengan harga rata-rata
USD 36,86/WE atau naik sebesar 1,85%, konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) dengan harga
rata-rata USD 248,64/WE atau naik sebesar 20,95%, konsentrat seng (Zn ≥ 51%)
dengan harga rata-rata USD 460,78/WE atau naik sebesar 3,65%, dan konsentrat
pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD
43,07/WE atau naik sebesar 1,85%.

Sedangkan produk yang mengalami penurunan dibandingkan
HPE periode sebelumnya adalah konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga
rata-rata USD 664,40/WE atau turun sebesar 3,10%, konsentrat ilmenit (TiO2 ≥
45%) dengan harga rata-rata USD 265,04/WE atau turun sebesar 5,32%.

Lalu, konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga
rata-rata USD 939,48/WE atau turun sebesar 3,29% dan Bauksit yang telah
dilakukan pencucian (washed bauxite) (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata USD
19,60/WE atau turun sebesar 2,05%.

Sementara itu, pellet konsentrat pasir besi (lamela
magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54) dengan harga ratarata USD 117,98/WE tidak mengalami
perubahan.

“Penetapan HPE periode Juni 2020 ini ditetapkan
setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi
terkait,” tungkas Wisnu. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img