Selasa, Juli 28, 2026

Diversifikasi Bisnis Angkat Kinerja PIS, Laba 2025 Tembus US$ 572,48 Juta

Must Read

PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil mempertahankan tren pertumbuhan bisnis pada 2025 melalui strategi diversifikasi usaha dan ekspansi ke segmen angkutan nonkonvensional. Langkah tersebut menjadi penopang kenaikan laba perseroan di tengah tantangan industri pelayaran global yang masih dipengaruhi dinamika geopolitik dan fluktuasi permintaan.

Sepanjang 2025, PIS mencatat pendapatan usaha sebesar US$ 3,33 miliar dengan laba bersih mencapai US$ 572,48 juta atau meningkat 2,49% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan menyebut pencapaian itu didukung oleh efisiensi biaya, penguatan armada, serta bertambahnya portofolio bisnis, termasuk di luar bisnis captive Pertamina.

Pjs. Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan kombinasi strategi ekspansi dan disiplin operasional menjadi kunci perusahaan menjaga profitabilitas.

“Pertumbuhan laba bersih dan pendapatan yang kami capai di 2025 merupakan hasil dari kombinasi penguatan armada, ekspansi bisnis, disiplin operasional, dan efisiensi biaya yang konsisten kami jalankan di seluruh lini bisnis. Ini membuktikan bahwa PIS bisa terus bertumbuh di tengah tantangan geopolitik industri yang dinamis,” ujar Vega.

Salah satu pendorong pertumbuhan berasal dari bisnis LNG yang meningkat signifikan. Sepanjang 2025, PIS mengangkut 11 shipment LNG atau sekitar 5,5 kali lipat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Perseroan juga memperluas layanan internasional melalui pengangkutan Vinyl Chloride Monomer (VCM) sebanyak 28 shipment.

Tak hanya itu, PIS mulai merambah pasar logistik industri dengan melakukan pengangkutan perdana 30.216 metrik ton slab steel. Langkah ini dinilai memperkuat diversifikasi bisnis sekaligus mendukung hilirisasi industri nasional.

Di sisi operasional, PIS mengangkut 107,69 miliar liter minyak mentah, produk kilang, BBM, dan LPG untuk menjaga pasokan energi nasional. Perseroan juga mengelola 111 kapal sepanjang 2025 sebagai fondasi pengembangan bisnis.

“Penguatan armada yang kami lakukan sepanjang 2025 merupakan wujud nyata komitmen PIS yang terus bertumbuh, pertumbuhan kapasitas ini menjadi bukti nyata PIS terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Vega.

Selain mencetak laba, PIS menyumbang Rp 4,87 triliun kepada negara melalui pajak dan dividen. Di bidang keberlanjutan, perusahaan juga berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 116.761 tCO2e atau 158% dari target tahunan serta mempertahankan komitmen ESG melalui berbagai program sosial dan konservasi lingkungan.

“Kami bersyukur penguatan armada yang didorong oleh disiplin operasional dan standar keselamatan kelas dunia ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas dan daya saing armada, sekaligus kinerja keuangan Perseroan. Capaian sepanjang 2025 menjadi modal penting bagi PIS untuk terus memperkuat daya saing di industri maritim global yang berkelanjutan,” tutup Vega.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BPKH Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img