Kamis, Januari 15, 2026

Dongkrak Ekonomi Masyarakat Sekitar Jalan Tol, Menteri Rini Minta BUMN Maksimalkan Rest Area

Must Read

Moneter.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno
mendorong peran BUMN dalam memaksimalkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di
sekitar area jalan tol. Salah satu upaya meningkatkan ekonomi masyarakat
tersebut telah dilakukan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yang memaksimalkan
rest area sebagai tempat bagi masyarakat setempat mengembangkan Usaha Mikro
Kecil Menengah (UMKM) rintisannya.

“Saya ingin pembangunan dan keberadaan jalan tol
tidak hanya sebatas menghubungkan jalan dari satu daerah ke daerah lain. Tapi
bagaimana dengan adanya jalan tol ini, ekonomi masyarakat sekitar menjadi
semakin meningkat dan memberikan kesejahteraan bagi mereka. Sehingga multiplier effect dari pembangunan
infrastruktur itu jelas dan nyata,” kata Rini saat meninjau UMKM di rest
area 207 A Tol Palikanci, Rabu (11/07).

Rini menerangkan, perihal keberadaan UMKM di rest area
jalan tol ini merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo yang
menginginkan agar ada tempat spesial bagi UMKM. Untuk itu, Rini bersama
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pemda setempat akan
bersinergi dalam mengelola dan mengembangkannya.

“Geliat ekonomi masyarakat seperti ini harus terus
ditingkatkan. Ke depan akan kita konsepkan benar-benar mengenai zona UMKM di
rest area. Kita akan sandingkan dengan Himbara dan program kami yang sudah
berjalan yakni Rumah Kreatif BUMN,” ujar Rini.

Sementara, Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani
menambahkan, hingga saat ini jumlah UMKM binaan Jasa Marga yang telah
beroperasi di beberapa rest area ada sebanyak 424 UMKM. Jumlah tersebut
tersebar di tujuh ruas tol, yakni Jakarta – Cikampek, Jakarta – Tangerang,
Jagorawi, Purbaleunyi, Palikanci, Semarang, dan Solo – Ngawi.

Khusus di rest area 207 A Tol Palikanci yang ditinjau
Menteri Rini, saat ini sudah beroperasi sebanyak 27 UMKM dengan beragam jenis
usaha. Mulai dari Rumah Makan Pujasera dan oleh-oleh khas Cirebon, Tahu
Sumedang, Minuman Jus Buah, Gerai kerajinan Batik Cirebon, hingga jasa tambal
ban. Rest area ini dikelola langsung oleh anak usaha Jasa Marga yakni PT
Jasamarga Properti.

“Ke depan juga kami akan menekankan kembali kriteria
UMKM-nya dan konsep pengelolaannya bersama Kementerian BUMN. Namun dalam waktu
bersamaan, UMKM yang sudah berjalan ini, kami juga melakukan pembinaan hingga
usahanya semakin meningkat dan naik kelas menjadi usaha menengah, tidak lagi
mikro,” ujar Desi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img