Moneter –
Dalam upaya mendukung akselerasi pertumbuhan bisnis startup teknologi di
Indonesia melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), Mandiri Group yang terdiri dari Mandiri
Capital Indonesia (MCI), PT Mandiri Sekuritas (Mandiri Sekuritas), dan Mandiri
Institute meluncurkan Startup IPO Whitepaper berjudul ‘The Billion Dollar
Moment: A Paradigm Shift for Indonesian IPOs.
“Merupakan bentuk dukungan dari Bank Mandiri group
dalam upaya memahami sektor IPO teknologi yang berkembang akan memberikan
manfaat besar bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” kata
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan, Selasa
(7/12).
Bank Mandiri, katanya, meyakini bahwa dengan hadirnya
startup teknologi yang kuat dan dapat melantai di bursa saham Indonesia akan
mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, terutama ekonomi digital. Hal tersebut juga
sejalan dengan arahan Presiden Jokowi terkait pengembangan teknologi digital.
“Selain itu beberapa startup teknologi yang besar juga
merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Melalui IPO, kami
berharap dapat menjadi sumber pendanaan dan menjadi dukungan untuk mendorong
startup berkembang lebih jauh lagi,” ujar Panji.
Whitepaper tersebut terdiri dari 4 bagian besar, yaitu
The Exit Landscape for Startups, IPO Specific Section, IPOs for Startups, and Policy Treatment for IPOs in Indonesia.
Whitepaper tersebut menjelaskan dampak positif yang
diberikan kepada perekonomian Indonesia secara keseluruhan, termasuk membahas
tren dan regulasi IPO untuk startup, pro dan kontra startup utnuk IPO, serta
keuntungan startup melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia.
“Melalui IPO di BEI,
startup teknologi dapat mendukung pertumbuhan PDB nasional, meningkatkan jumlah
pajak penghasilan, mengurangi tingkat pengganguran, meningkatkan kompetisi dan
inovasi di pasar Indonesia, meningkatkan penanaman modal asing, dan memperoleh
beberapa keuntungan lainnya,” tungkasnya.




