Moneter.id –PT
Elnusa Tbk (ELSA) membidik pertumbuhan pendapatan sekitar 10% pada 2019
mendatang.
Sementara untuk capital expenditure (Capex) yang dianggarkan sekitar
Rp 600 miliar.
“Pertumbuhan
kinerja pendapatan tahun depan di usahakan bisa capai 10%,” kata Head of Investor Relations ELSA, Rifqi Budi Prasetyo di Jakarta, Rabu (26/12).
Rifqi
menjelaskan,
jasa hulu tahun 2019
diperkirakan akan lebih baik karena ELSA sudah mendapat kontrak pengeboran baru
dan juga seismik yang akan berjalan full sepanjang tahun depan.
“Ekspansi
ELSA masih memperkuat jasa hulu migas yang sudah membaik dan juga menambah
investasi di logistik distribusi. Untuk logistik distribusi masih terus membaik
seiring dengan kebutuhan konsumsi BBM nasional yang terus meningkat,” papar Rifqi.
Informasi saja, ELSA tahun ini menargetkan
pendapatan meningkat 10%-15%. Di kuartal III/2018,
perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan 39,45% menjadi Rp 4,63 triliun
dari periode sama sebelumnya Rp 3,32 triliun.
Sementara, laba
periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemiliki entitas induk Rp
220,80 miliar atau naik 157,94% dari tahun lalu sebesar Rp 85,60 miliar.
Perseroan saat ini tengah mengembangkan jasa migas terutama di sisi offshore,
juga bisnis jasa nonaset seperti operation and maintenance serta jasa
transportasi logistik sebagai penyeimbang bisnis jasa hulu.




