Moneter.id – Jakarta – RUPST PT Erajaya Swasembada
Tbk (ERAA) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp 19 per saham atau setara
dengan Rp 299 miliar, dividen tersebut berasal dari 30 persen laba bersih tahun
2022 dengan total raihan laba bersih sebesar Rp 1,01 triliun.
“Sisa dividen akan digunakan untuk pengembangan dan
pencadangan bisnis,” kata Wakil Presiden Direktur Erajaya Swasembada, Hasan
Aula di Jakarta, Minggu (2/7/2023).
Kata Hasan, pertumbuhan penjualan sejalan dengan
gencarnya penambahan gerai dan jaringan omnichannel yang dilakukan perseroan
selama 2022.
“Sampai dengan 31 Desember 2022, Erajaya memilki 1.682
gerai yang didukung oleh 89 titik distribusi, dan kerjasama dengan lebih dari
66 ribu reseller di Indonesia, Malaysia dan Singapura,” ujarnya.
Ekspansi footprint
ini, lanjutnya juga didukung dengan program kemitraan Erafone Cloud Retail
Partner yang memberi kesempatan pada mitra lokal untuk membuka gerai Erafone di
lokasi yang belum terjamah sebelumnya.
“Hingga akhir Desember 2022 telah dibuka 54 gerai Erafone
Cloud Retail Partner di berbagai lokasi di Indonesia,” beber Hasan.
Tahun ini, perseroan menargetkan akan membuka 600 gerai.
Pembukaan gerai tahun ini meningkat dari rencana tahun lalu. Sepanjang 2023
berjalan, ERAA telah meresmikan enam gerai baru iBox di sejumlah kota Tanah
Air, seperti Gresik, Jember, Kupang, Makassar, Sidoarjo, dan Surabaya.
Selain membuka gerai, strategi ERAA untuk menggenjot
kinerja adalah dengan peluncuran produk baru dan menggelar program promo.
Diketahui, besaran dividen yang dibagikan oleh ERAA kali
ini ternyata lebih kecil dari tahun lalu. Saat itu, perseroan menebar dividen
sebesar Rp 22,8 per saham atau total Rp 362,48 miliar.
Pada tahun 2022, perseroan membukukan penjualan bersih
sebesar Rp 49,47 triliun atau meningkat 13,82% dari periode sama tahun 2021 Rp
43,46 triliun.




