Senin, Januari 26, 2026

ESDM: Enggak Buka di Indonesia Timur, SPBU Vivo Bakal Ditutup

Must Read

Moneter.co.id – Pemerintah
melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berjanji akan menutup Vivo jika tidak membangun Stasiun
Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Indonesia Timur. 
Hal tersebut seiring dengan langkah perseroan
menjual bahan bakar minyak (BBM) berkadar
research octane number (RON) 89
setara premium.


Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Ego
Syahrial mengatakan, Vivo harus berjanji untuk membangun SPBU di Indonesia
Timur. Minimal, satu SPBU telah terbangun hingga akhir tahun.

“Ya harus berjanji. Kalau enggak ya kita
tutup. Kita akhir tahun ini minta buktikan dulu satu di wilayah timur,”
katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (27/10).

Ego mengaku telah memanggil manajemen PT Vivo Energy Indonesia untuk memberikan
penegasan mengenai pembangunan SPBU di wilayah Indonesia Timur. Jika tak
direalisasikan, maka SPBU Vivo terancam ditutup. 
“Harus. Tadi dia kita panggil, yang pertama
di Seram, kalau enggak ya tutup. Gampangnya gitu,” tegasnya.

Sekedar informasi, SPBU Vivo telah diresmikan pengoperasiannya oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan. SPBU yang
terletak di daerah Cilangkap ini menjual tiga jenis bahan bakar, yakni Revvo
89, Revvo 90, dan Revvo 92.

Untuk Revvo 89 yang kadar RON-nya diklaim sedikit
di atas premium dijual seharga Rp6.100 per liter atau lebih murah dari premium
yang seharga Rp6.450 per liter. Sementara untuk Revvo 90 dijual Rp7.500 per
liter dan Revvo 92 dijual Rp8.250 per liter.


(SAM)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img