Moneter.id – PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) akan berinvestasi pada perusahaan startup dengan
menggelontorkan dana Rp7 triliun. Investasi ini merupakan bagian dari fokus
bisnis Telkom yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital
services.
“Jadi, investasi
ini dilakukan dalam rangka penguatan kapabilitas digital sekaligus berinvestasi
di industri digital yang tengah mengalami pertumbuhan bisnis dan valuasi yang
meningkat pesat,” kata Direktur Strategic Portfolio Telkom, Achmad Sugiarto di
Jakarta, Minggu (1/3/2020).
Kata Achmad
Sugiarto, investasi yang akan dikucurkan juga merambah ke arah pengembangan
perusahaan rintisan.
“Rencana
pendanaan perusahaan rintisan juga sejalan arahan dari Kementerian BUMN yang
menginginkan Telkom segera mempercepat transformasi dalam menghadapi era
disrupsi. Melalui penguatan kapabilitas digital dan pengalokasian investasi,
kinerja Telkom diharapkan dapat tumbuh berkesinambungan,” jelasnya.
Dia
menjelaskan, sebagai rencana investasi tiga hingga empat tahun ke depan, perseroan
akan mengalokasikan dana dengan kisaran US$300 s.d US$500 juta atau sekitar Rp
4,2 triliun hingga Rp7 triliun kepada anak perusahaannya, MDI Ventures.
Sebelumnya,
pada 2016 silam perseroan telah mengucurkan US$100 juta pada perusahaan modal
ventura yang bergerak pada investasi di perusahaan digital mancanegara
tersebut. Sampai saat ini MDI Ventures telah berinvestasi di 38 perusahaan dari
12 negara.
Selain
menaruh investasi di perusahaan digital yang memiliki pertumbuhan bisnis dan
value yang pesat, Achmad mengatakan MDI Ventures juga berkontribusi secara
signifikan dalam transformasi digital Grup Telkom.
“MDI
Ventures menciptakan kerja sama melalui kolaborasi-sinergi antara startup dan
TelkomGroup untuk memaksimalkan value baru yang belum termanfaatkan,”paparnya.
Telkom saat
ini tengah fokus mengembangkan digital platform, seperti Data Center, Big Data,
Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence, Cloud, Security dan
Payment/Blockchain.
“Diharapkan
inisiatif ini dapat mendukung pemerintah mengakselerasi ekonomi digital, serta
mendukung industri 4.0. Ini menjadi kontribusi Telkom untuk mendukung Indonesia
menjadi Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara,” tungkasnya.




