Moneter.co.id – PT Smart Telecom Tbk (FREN) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/Capex) pada tahun 2017 sebesar Rp 2 triliun. Sumber dana tersebut berasal dari kas internal dan sebagian pinjaman.
Direktur Utama FREN, Merza Fachys mengatakan, yang paling besar (capex) untuk penambahan BTS, karena yang paling banyak.
Perseroan mengungkapkan, belanja modal tersebut digunakan untuk mengembangkan jaringan infrastruktur telekomunikasi. Bentuknya bisa berupa pembangunan jaringan kabel optik, penambahan base transceiver stastion (BTS), maupun stasiun radio.
Perluasan jaringan tersebut, termasuk dalam rencana perusahaan untuk memperluas dan menambah kapasitas jaringan yang dimiliki. Ekspansi jaringan tersebut nantinya akan dilakukan tersebar di Indonesia. “Ini untuk pelanggan, karena kami tahu pertumbuhan dari data sangat tinggi,” ujar Merza, Selasa (11/7).
Merza menyatakan, hampir 98% capex tersebut digunakan untuk pengembangan jaringan infrastruktur. “Saat ini FREN memiliki 12.000 BTS yang tersebar di Indonesia,” jelasnya.
Pada tahun ini, FREN menargetkan bisa menambah 1.800 sampai 2.000 BTS. Sementara itu, untuk penambahan kabel optik akan dilakukan dengan skema eksisting.
“Artinya, FREN akan menyambung jaringan yang sudah ada di wilayah dalam kota. Diantara kota yang dibidik yakni kota lapis satu, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan beberapa kota lainnya,” pungkasnya.
Rep.Hap




