Jumat, Maret 13, 2026

Fujitsu Indonesia Siapkan Solusi Wujudkan Making Indonesia 4.0 di Sektor Manufaktur

Must Read

Moneter.id – Rencana pemerintah Indonesia menerapkan Making Indonesia 4.0 di sektor industri, menjadi perhatian khusus
bagi perusahaan informasi dan teknologi (IT) asal Jepang, PT Fujitsu Indonesia,
untuk mendukung terimplementasinya rencana tersebut.

Bagi Fujitsu Indonesia rencana Making Indonesia 4.0  yang
bertujuan untuk memajukan sektor industri di Indonesia, merupakan terobosan
yang dapat menciptakan ruang baru bukan hanya bagi para pelaku industri semata.
Di sektor lain pun akan menciptakan inovasi-inovasi yang menunjang
terimplementasinya
Making Indonesia 4.0.

Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan langkah kolaboratif
yang melibatkan beberapa pemangku kepentingan, mulai dari lembaga pemerintah,
asosiasi dan industri, hingga akademisi.

“Keputusan pemerintah Indonesia mencanangkan Making Indonesia 4.0 menjadi pemicu bagi
perusahaan-perusahaan IT untuk mendukung dari sisi inovasi teknologi,” kata 
Managing Director Fujitsu Indonesia, Odi Susilo Handoko.

Melalui seminar bertajuk “Digital
Transformation on Manufacturing”
 yang diadakan Fujitsu Indonesia di area
industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, hari ini (17/8), Fujitsu Indonesia
memperkenalkan sejumlah solusi andalan yang bisa diimplementasikan di industri
manufaktur, untuk mendorong terwujudnya
Smart
Factory
dalam program Making
Indonesia 4.0.

“Fujitsu Indonesia siap mendukung terciptanya Smart Factory, yang akan menciptakan
lingkungan industri yang sarat teknologi tanpa mengesampingkan peran manusia.
Dengan memaksimalkan teknologi baru yang terdapat dalam komponen teknologi
seperti
IoT, maka dapat menyatukan
operasi fisik dan digital dalam proses produksi. Sementara proses otomatis
secara robotic akan membantu manusia menjalankan proses produksi”, ujar Odi,
Senin (17/9).
 

Sistem keamanan di dalam pabrik pun tak luput dari Fujitsu
Indonesia untuk menciptakan solusi teknologi di sektor manufaktur.
  Dengan teknologi Real Time Locator System (RTLS) besutan Fujitsu, maka sistem
pemantauan dan keamanan di pabrik dapat dilakukan secara otomatis. Dengan
solusi ini setiap individu yang berada di dalam pabrik dapat terpantau
keberadaannya hanya dengan memonitor dari sistem.

Terobosan teknologi di industri manufaktur bagi Fujitsu
Indonesia bukan hal baru. Beberapa solusi yang sudah diciptakan Fujitsu
Indonesia sudah diterapkan diantaranya di pabrik sepeda motor, pabrik perakitan
mobil niaga, serta sistem pemantauan keamanan pengunjung (RTLS) di lembaga
pemerintahan.

Di pabrik pembuatan sepeda motor, Fujitsu Indonesia
menawarkan solusi teknologi yang dapat membantu proses dokumen dari hulu ke
hilir. “Dengan solusi yang kami namakan
Order
Management,
maka proses dokumen seperti Purchase Order, Account Payable,
dan dokumen lain yang butuh diarsipkan secara digital akan lebih mudah
diproses”, tambah Odi.

Dengan solusi ini juga Fujitsu Indonesia menawarkan sejumlah
keuntungan bila diterapkan di industry manufaktur. Diantaranya dapat mengurangi
kesalahan manusia ketika mengarsip dan memproses dokumen secara digital.

Selain itu, Fujitsu Indonesia juga mengklain dengan solusi
ini dapat meningkatan produktivitas kinerja individu, karena dapat mengurangi
hingga 95% waktu yang dibutuhkan untuk memproses seluruh dokumen.

Bagi Fujitsu Indonesia, implementasi Making Indonesia 4.0 yang erat kaitannya dengan penerapan
teknologi, justru akan mendorong sumber daya manusia untuk lebih maju dan
berinovasi. “Dalam penerapan
Indonesia
4.0
tidak akan menyingkirkan manusia, artinya manusia justru menjadi
penggerak utama teknologi yang akan diterapkan di seluruh sektor industri,”
tutup Odi.

 

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img