Selasa, Januari 27, 2026

Gambaran Antusiasme Debat Pilpres Pada Rating Televisi

Must Read

Moneter.id – Debat Pemilihan Presiden (Pilpres) yang telah digelar Komisi Pemilihan umum (KPU) sebanyak tiga kali menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) di bulan April 2019 nanti meraih penonton lebih banyak dibandingkan dengan debat yang ditayangkan di televisi pada periode Pemilu sebelumnya di 2014.

Penting bagi para pemilih untuk mengenal para calon yang
akan
berlaga pada pesta demokrasi 17 April 2019. KPU mengambil peran untuk menyediakan satu wadah mengenal pasangan Calon Presiden (Capres) dan
Calon
Wakil
Presiden
(Cawapres) dengan menyelenggarakan Debat Pilpres 2019 yang
ditayangkan
pada beberapa stasiun televisi Indonesia,” tulis
keterangan resmi Nielsen, Kamis (21/03).

Tidak hanya tahun 2019, tulisnya, Debat Pilpres juga pernah diselenggarakan pada Pesta Demokrasi periode sebelumnya di tahun 2014
dan
mendapat antusiasme yang baik dari para pemirsa televisi. Namun, memang terdapat perbedaan cukup signifikan antara Debat Pilpres 2014 dibandingkan Debat Pilpres 2019.

Membandingkan jumlah stasiun TV yang menyiarkan debat Pilpres sesi ke 1, 2 dan 3 di tahun 2019
versus tahun 2014, jumlah
stasiun televisi yang menyiarkan bertambah pesat, dimana tahun ini mencapai 13 stasiun TV.
Sementara di tahun 2014 hanya 7 stasiun TV saja.

Hasil pantauan Nielsen Television Audience Measurement (TAM) di 11 kota, juga menemukan perbedaan total reach yang juga lebih tinggi di tahun 2019 dari pada tahun 2014 (57,6% vs
49,1%) serta total share yang
sama-sama
cukup tinggi pada debat ke-2 baik tahun 2019 maupun 2014
(73% vs 39%).

Tak hanya stasiun televisi yang antusias menyiarkan debat Pilpres, antusiasme para
pemirsa
televisi
pun meningkat
pada tahun 2019 ini. Terbukti dari hasil survei Nielsen di 11 kota pada ketiga tayangan debat Pilpres, rating Debat Pilpres 2019 mencapai angka yang jauh lebih tinggi 18,8% (Debat ke-2),
dibandingkan rating tahun 2014 yang hanya 9,6
% (Debat ke-3).

Menariknya,
di antara
ketiga debat Pilpres yang diadakan baik tahun 2014 maupun 2019,
rating (rating gabungan
seluruh stasiun TV) tertinggi didapat pada sesi yang hanya menampilkan calon presiden (Jokowi dan Prabowo) saja.

Ini menunjukkan bahwa pemirsa televisi sangat antusias untuk mengenal calon pemimpin mereka, serta ingin mendengar setiap gagasan yang disampaikan oleh para calon presiden tersebut.

Melihat profil pemirsa televisi yang menonton ketiga program debat Pilpres 2019, berdasarkan angka indexnya, tiga debat Pilpres yang sudah berlangsung di tahun ini menjangkau cukup banyak penonton perempuan, penonton berusia 40 tahun keatas dan penonton pada SES Upper Class secara konsisten.

Dari
sisi share, sepanjang
pelaksanaan debat Pilpres 2019 (sesi 1-3)
menunjukkan
debat kedua yang menampilkan
Jokowi versus Prabowo
dengan topik pembahasan Energi, Pangan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Infrastruktur menunjukkan share tertinggi 73,1%.

Disusul debat sesi pertama Jokowi-Ma’ruf
versus Prabowo-Sandiaga
dengan topik Hukum, Ham, Korupsi,
Terorisme (55%) dan
debat sesi ketiga Ma’ruf Amin versus
Sandiaga Uno yang membahas
topik Pendidikan, Kesehatan,
Ketenagakerjaan, Sosial, Kebudayaan (44%)
.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img