Jumat, Maret 13, 2026

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Must Read

Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebelum penyakit muncul masih menjadi tantangan.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan lebih dari 60% masyarakat Indonesia belum pernah memeriksa kadar gula darah maupun kolesterol, sementara sebagian besar masyarakat baru melakukan pemeriksaan kesehatan ketika sudah merasakan keluhan.

Perubahan gaya hidup masyarakat modern turut meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga obesitas.

Pola makan yang tidak seimbang, aktivitas fisik yang rendah, kebiasaan makan tidak teratur, serta tingginya tingkat stres menjadi faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya gangguan metabolik, terutama di masyarakat perkotaan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Primaya Hospital Bekasi Barat meluncurkan Wellness Center, sebuah pusat layanan kesehatan yang berfokus pada pendekatan preventive healthcare melalui skrining kesehatan, pengelolaan gaya hidup, serta pemantauan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Direktur Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Yoana Periskila Winarto, MKK., MHPM, menjelaskan bahwa kehadiran Wellness Center merupakan bagian dari komitmen Primaya Hospital untuk mendukung preventif dalam masyarakat terhadap kesehatan saat ini.

“Selama ini banyak orang baru memeriksakan kesehatannya ketika sudah muncul keluhan. Padahal, berbagai penyakit kronis sebenarnya dapat dicegah atau ditangani lebih awal apabila masyarakat melakukan skrining kesehatan secara berkala serta menjaga gaya hidup yang lebih sehat,” ujarnya.

Wellness Center menghadirkan berbagai layanan kesehatan komprehensif yang dirancang untuk membantu masyarakat memantau dan menjaga kesehatannya secara lebih proaktif.

Layanan tersebut meliputi medical check-up komprehensif, skrining kesehatan, konsultasi nutrisi, program manajemen berat badan, hingga perencanaan program kesehatan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan individu.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Davie Muhamad, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik, menjelaskan bahwa gaya hidup modern menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus obesitas dan gangguan metabolik.

“Pola makan tidak sehat, aktivitas fisik yang rendah, serta kebiasaan makan tidak teratur dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik. Karena itu, pendekatan kesehatan preventif perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pemeriksaan kesehatan tetapi juga pengelolaan gaya hidup,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengaturan waktu makan atau chrono-nutrition, yaitu konsep nutrisi yang menyesuaikan pola makan dengan ritme biologis tubuh, juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan metabolisme.

Sementara itu, dr. Ribka Tobing, Sp.Ak, Dokter Spesialis Akupuntur, menambahkan bahwa berbagai penyakit kronis kini semakin banyak ditemukan pada masyarakat usia produktif akibat pola hidup yang kurang sehat.

Melalui pendekatan yang lebih holistik, setiap individu yang mengikuti layanan Wellness Center akan mendapatkan evaluasi kesehatan menyeluruh serta rekomendasi program kesehatan yang dipersonalisasi.

“Kami berharap Wellness Center dapat menjadi mitra masyarakat dalam menjaga kesehatan secara lebih proaktif. Dengan deteksi dini serta pengelolaan gaya hidup yang tepat, banyak penyakit kronis sebenarnya dapat dicegah sehingga kualitas hidup masyarakat dapat tetap terjaga,” tutup dr. Yoana.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Prediksi Harga Kripto Pakai AI Semakin Tren, Investor Tetap Perlu Hati-Hati

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin mempengaruhi berbagai sektor, termasuk industri aset kripto. Salah satu pemanfaatan yang semakin...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img