Senin, Maret 2, 2026

Gesty Prabowati Kenalkan Ekonomi Kerakyatan Ala Presiden Suharto ke Generasi Zaman Now

Must Read

Moneter.id – Calon
legislatif (caleg) Partai Berkarya dengan
 
Nomor Urut 6 daerah pemilihan (dapil) Yogyakarta, Gesty Prabowati selalu
memperkenalkan program ekonomi kerakyatan ala Presiden Suharto kepada generasi
milenial. Caranya dengan mendatangi masyarakat di dapilnya, menghadiri undangan
kampus, salah satunya Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga,
Yogyakarta.

Caleg
Partai Berkarya yang juga Ketua Badan Komunikasi Wanita Koperasi (BKWK)
Dekopinwil DKI Jakarta itu juga tak sungkan mendatangi tempat anak muda biasa
ngobrol. Bahkan pernah diundang khusus untuk bicara koperasi di Bento Kopi
Nologaten, Yogyakarta. “Koperasi itu berjaya pada masa Pak Harto,”
ujar Gesty di Jakarta, Kamis (4/04).

“Beliau
berkarya membangun bangsa dan negara, mengutamakan sektor pertanian yang
ditopang koperasi,” tambah Gesty.

Gesty
memiliki jaringan luas. Ia dikenal banyak pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan
koperasi, karena masih menjabat ketua Bidang Koperasi dan UKM Perhimpunan
Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta Pusat, dan Ketua Bidang Koperasi
dan UKM Perhimpunan Pengusaha Muslimah (IPEMI) DKI Jakarta.

Gesty
mengatakan selama berkampanye ia cuma ‘jualan koperasi’ di era Pak Harto, yang
juga menjadi idealisasi Partai Berkarya.

Ia
terkesan dengan kemampuan Pak Harto mampu membuktikan bahwa koperasi menjadi
penggerak ekonomi masyarakat di pedesaan. Awalnya Badan Usaha Unit Desa, lalu
menjadi Koperasi Unit Desa. Pak Harto pun mendorong koperasi diberi peran dan
kewenangan agar menjadi kuat.

“Cita-cita
Pak Harto adalah koperasi mandiri, tanpa harus ditopang pemerintah,”
katanya.

“Titik
berat pada pembinaan kemampuan manajerial dan teknis operasional agar koperasi
mampu menjemput kesempatan-kesempatan ekonomi yang tercipta,” ujarnya.

Di
kampus, Gesty menjalin relasi dengan anak muda yang giat mengembangkan koperasi
mahasiswa (Kopma). “Di kampus, koperasi bukan hal asing. Mahasiswa
berpotensi menjadi ikon rebranding koperasi di tengah upaya menarik generasi
muda agar lebih bergairah terlibat dalam lembaga tersebut,” lanjutnya.

Mendekati
milenial, Gesty bersiasat menggabungkan koperasi dengan gerakan OK OCE (One
Kecamatan One Centre of Entrepreneurship), program yang dicetuskan Cawapres
Sandiaga Uno saat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Saya
kebetulan salah satu penggerak program ini dan saya juga pelaku OKE OCE yang
boleh dibilang sukses setelah dibina melalui pelatihan wirausaha,” cerita
Gesty.

Di
Yogyakarta, kata Gesty, masyarakat di Kampung Wisata Niti Gedongkiwo ingin
sekali dibuatkan 17 unit koperasi baru. Kebetulan selama aktif di Dekopin
Wilayah DKI Jakarta, ia aktif bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM.

“Melalui
Kemenkop UKM, saya bantu pengusaha kecil memiliki hak cipta dan merek gratis.
Saya juga mengumpulkan koperasi untuk membuat badan hukum dengan bantuan
Kemenkop UKM sebesar Rp2,5 juta per badan hukum koperasi,” jelasnya.

Menjawab
pertanyaan apa yang akan dilakukan jika kelak menjadi anggota DPR RI, Gesty
mengatakan akan membangun jaringan lebih besar lagi untuk digunakan membantu
gerakan koperasi di desa-desa di Yogyakarta.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Perkuat ESG dan Iklim Investasi, BDO Indonesia Teken MoU dengan Pemprov Jawa Barat

BDO Indonesia menandatangani Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam seremoni yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Jawa...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img