Moneter.id – PT
Golden Energy Mines Tbk (GEMS) memutuskan untuk membagikan dividen US$58 juta
untuk kinerja keuangan tahun buku 2018.
Perseroan
telah mendistribusikan total dividen interim periode 2018 senilai US$35 juta
yang dibayarkan pada 30 Mei 2019 dan 9 Januari 2019 sehingga sisa US$23 juta
atau US$0,0039 per lembar atau setara Rp55,4 telah diputuskan dalam Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) .
Dalam RUPST, juga menyetujui
penggunaan US$1 juta dari laba bersih 2018 sebagai cadangan wajib. Dengan
demikian, sisa laba bersih setelah dikurangi dengan dana cadangan dan dividen
final atau senilai US$39,77 juta sebagai laba ditahan.
Berdasarkan
laporan keuangan 2018, GEMS mengantongi pendapatan US$1,04 miliar. Realisasi
itu tumbuh 37,61% dari US$759,44 juta pada 2017.
Namun,
beban pokok pendapatan perseroan naik lebih tinggi secara tahunan pada 2018.
Tercatat, terjadi kenaikan 53,96% dari US$44,96 juta menjadi US$685,07 juta.
Alhasil,
GEMS membukukan laba kotor US$359,97 juta pada 2018. Jumlah tersebut naik 14,47%
dari US$314,47 juta pada 2017.
Dengan demikian, laba bersih
yang dikantongi oleh GEMS senilai US$98,77 juta pada 2018. Pencapaian itu turun
16,10% dari US$117,72 juta per akhir Desember 2017.
Pada
2019, perseroan memasang target volume produksi batu bara 21,8 juta ton yang
kemudian dinaikan menjadi 24,8 juta ton. Pada tahun sebelumnya, realisasi
produksi mencapai 15,6 juta ton.




