MONETER – Perusahaan riset pemasaran, InsightAsia merilis hasil
survei yang menghadirkan gambaran landscape
kepemimpinan pasar dompet elektronik (e-wallet) di
Indonesia, dengan GoPay menempati posisi teratas.
Kata Research Director InsightAsia, Olivia
Samosir, ada beberapa faktor pendorong utama yang menjadikan brand dompet digital berhasil memimpin
pasar. “Pertama, harus aman digunakan dan
memastikan saldo konsumen terlindungi,” ujar Olivia, Senin (28/11/ 2022).
Olivia menyebut,
penggunaan e-wallet harus
mudah dan nyaman dalam bertransaksi. Kemudian, terdapat bebas limit penggunaan
bulanan dan dapat digunakan untuk pembayaran kebutuhan sehari-hari. “Kemampuan memenuhi
kebutuhan-kebutuhan inilah yang membuat sebuah brand dapat
meraih kepercayaan tertinggi dari konsumen,” ucapnya.
Yang tak kalah
penting, konsistensi kinerja menjadi faktor pendukung utama lantaran hal
tersebut akan membuat konsumen setia untuk terus menggunakan suatu brand.
Melalui survei yang
melibatkan 1.300 responden tanggal 19-30 September 2022, hasil menunjukkan
GoPay sebagai platform dompet digital yang secara konsisten paling banyak
digunakan oleh konsumen, sejak lebih dari 5 tahun terakhir sampai saat ini. Sebagian besar
pengguna dompet digital pernah menggunakan GoPay (71%) dan terus setia
menggunakan sampai saat ini (58%).
Posisi selanjutnya
diisi oleh OVO dengan 70% responden pernah menggunakan dan 53% menggunakan
dalam tiga bulan terakhir dan Dana dengan 61% responden pernah menggunakan dan
45% menggunakan dalam tiga bulan terakhir.
Berikutnya adalah
ShopeePay dengan 60% responden pernah menggunakan dan 51% menggunakan dalam
tiga bulan terakhir, serta LinkAja dengan 27% responden pernah menggunakan dan
13% menggunakan dalam tiga bulan terakhir.
“Hal ini menarik,
bahwa perusahaan digital yang menaungi dompet digital dan e-commerce dalam satu atap jadi
memiliki bonus tersendiri,” kata Olivia.
Perusahaan tersebut
dikatakan memiliki potensi menjadi pemenang pasar karena menyediakan
kelengkapan dan kemudahan bertransaksi, seperti GoTo yang memiliki Tokopedia
dan GoPay dalam satu ekosistem.
Lebih lanjut, dalam
satu tahun terakhir, nilai transaksi uang elektronik telah tumbuh pesat hingga
58,6% dan volume transaksi meningkat 37,49% dengan nilai transaksi uang
elektronik bulanan mencapai Rp 35,1 triliun.
Dalam hasil
risetnya, InsightAsia menarik kesimpulan bahwa teknologi finansial, seperti e-wallet dan kode QR akan terus
meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan membuka lebih banyak akses ke
beragam aktivitas produktif. Hanya brand yang mampu memenuhi kebutuhan fintech masyarakat secara konsisten
yang dapat memenangkan pasar di masa depan.




