Moneter.id – Layanan keuangan digital atau
teknologi finansial, Flip mencatatkan pertumbuhan Gross Merchandise Value (GMV)
hingga lima kali lipat secara tahunan pada lini bisnis business-to-business
(B2B) Flip for Business.
“Pertumbuhan itu mencerminkan relevansi Flip dalam
menghadirkan solusi finansial yang efisien, transparan, dan dapat diandalkan,”
kata Co-founder Flip Rafi Putra Arriyan di Jakarta, Rabu (2/7/2025).
Rafi bilang, saat ini terdapat lebih dari 1.000 perusahaan
di berbagai sektor yang mempercayakan proses disbursement mereka kepada
Flip, termasuk perusahaan institusi keuangan, startup teknologi,
perusahaan ritel, hingga perusahaan penyedia gaya hidup.
Diketahui, Flip for Business hadir sejak tahun 2022 sebagai
bagian dari komitmen Flip dalam menyediakan solusi keuangan yang efisien dan
transparan untuk kebutuhan bisnis.
Layanan ini mencakup transfer massal antar bank, pembayaran
payroll, pencairan insentif, hingga pelaporan transaksi secara waktu nyata.
“Flip for Business membantu penghematan biaya hingga 70
persen dibandingkan metode konvensional, seperti virtual account atau
sistem perbankan tradisional,” jelas Rafi lagi.
Layanan tersebut juga tidak memungut biaya pendaftaran
maupun komitmen volume transaksi, serta dapat digunakan oleh berbagai jenis
usaha mulai dari perusahaan rintisan tahap awal hingga korporasi mapan.
Dengan makin meningkatnya kebutuhan solusi keuangan yang
lebih efisien dan fleksibel, perusahaan berusaha hadir sebagai ekosistem
keuangan terintegrasi. Ekosistem ini diharapkan tidak hanya berperan sebagai
layanan transfer uang, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital
Indonesia.
“Lewat biaya yang jauh lebih rendah, infrastruktur yang
andal, dan tanpa syarat minimum penggunaan, kami berharap kehadiran Flip for
Business mampu membantu bisnis dari semua ukuran untuk mengelola transaksi dan
operasional keuangannya dengan lebih baik,” tutupnya.




