Rabu, Januari 14, 2026

Gubernur DIY Terima Uang TE 2022 Bernomor Seri Tanggal Lahir

Must Read

MONETER

 Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima uang rupiah kertas Tahun Emisi 2022
dengan nomor seri tanggal kelahirannya dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia
(BI) DIY di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Sabtu (20/8/2022).


Ketujuh lembar uang kertas yang diserahkan Kepala
Kantor Perwakilan BI DIY Budiharto Setyawan itu berkode “HBX” yang
diikuti tanggal, bulan, dan tahun lahir Gubernur DIY pada masing-masing
pecahan. “Ora arep tak blanjakke (tidak akan saya belanjakan), buat koleksi,”
ujar Sultan.


Sri Sultan bilang, di setiap provinsi, gubernur atau
kepala daerah memang menjadi orang pertama yang menerima uang baru dari BI
sebelum akhirnya diedarkan.


Ia berharap setelah uang baru pecahan Rp100 ribu,
Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu Rp5 ribu, Rp2 ribu dan Rp1 ribu itu ia terima,
pada Senin (22/8/2022) bisa langsung diedarkan di DIY.


“Jumat lalu saya baru pulang dari Jakarta kan,
tidak bisa menerima. Sedangkan untuk di Yogyakarta kalau itu (uang baru) belum
diserahkan kepada gubernur, duitnya tidak beredar. Maka diputuskan untuk
diserahkan di sini supaya besok Senin bisa beredar,” ujar Sultan.


Sementara, Kepala Kantor Perwakilan BI DIY Budiharto
Setyawan mengatakan meski uang rupiah kertas baru itu sudah berlaku efekif per
17 Agustus 2022 namun belum diedarkan di DIY karena Sultan HB X belum menerima.


“Setelah diserahkan kepada kepala daerah, uang
boleh beredar. Sebenarnya sudah boleh beredar sejak tanggal 18 Agustus, cuma kita
ini hidup di suatu daerah, menghormati daerah tersebut. Jadi ini adalah
kearifan yang ingin ditempuh oleh Bank Indonesia,” ujar Budiharto.


Budi memastikan jumlah uang yang diluncurkan untuk
masyarakat di DIY cukup untuk memenuhi kebutuhan. 


Namun, sebagai perkenalan pada masyarakat, BI
menyediakan layanan penukaran paket bagi yang menghendaki, di mana satu paket
berisi sebanyak Rp188.000 yang terdiri atas tujuh lembar pecahan lengkap. 
Setiap satu orang bakal dibatasi menukar maksimal
sebanyak lima paket dengan mengakses aplikasi Pintar BI.


Menurut Budiharto, BI belum akan melakukan penarikan
untuk uang yang sekarang masih beredar dan diharapkan masih berlaku hingga dua
tahun ke depan.


Masing-masing pecahan uang kertas tahun emisi 2022,
kata dia, lebih mudah dibedakan karena semakin kecil nilainya maka semakin
kecil pula ukurannya.


Ia mencontohkan antara uang kertas pecahan Rp1.000
dan Rp2.000, perbedaan ukurannya bisa mencapai 50 mm. 
“Kita juga memenuhi harapan dari kawan-kawan
yang disabilitas tuna netra, walaupun kita sudah mencantumkan ‘blind spot’ di
tanda kasar di pinggir-pinggir yang dari garis itu pada uang yang lama tapi
mereka lebih suka apabila ukurannya berbeda. Jadi mereka langsung tahu dengan
ukuran yang berbeda ini adalah nilai yang berbeda,” ujar Budi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img