Moneter.id – Jakarta
– PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) meraup laba bersih tercatat sebesar
Rp1,04 triliun di semester I/ 2023. Laba itu turun 5,22% dibandingkan dengan
semester I/2022 yang mencapai Rp1,10 triliun.
“Meski penjualan bersih menorehkan kenaikan hingga 27,32%
year-on-year (YoY), dari Rp12,24 triliun pada semester I/2022 menjadi Rp15,59
triliun pada periode Januari-Juni 2023,” kata Ratih D. Gianda, VP Investor Relations, Corporate
Communications, dan Sustainability of MAP Group, Kamis (27/7).
Katanya, laba inti tanpa menghitung one-time gain dari divestasi Burger King senilai Rp309 miliar pada
kuartal I/2023 tetap tumbuh 31,4% YoY menjadi Rp1,3 triliun dari Rp960 miliar.
Penjualan bersih pada kuartal II/2023 mencapai Rp8,1
triliun atau tumbuh 23% daripada Rp6,6 triliun pada periode yang sama di tahun
sebelumnya. Margin laba kotor (gross
profit margin/GPM) juga naik dari 45,6% menjadi 46,4%.
Selama April-Juni 2023, EBITDA tumbuh 21,6% secara
tahunan menjadi Rp1,7 triliun dari Rp1,4 triliun, sementara laba bersih naik
menjadi Rp766 miliar dari Rp622 miliar.
Untuk mempertahankan dan meningkatkan momentum positif
pada semester kedua tahun ini, MAPI akan memanfaatkan kekuatan portofolio
brand, mempercepat pertumbuhan, serta mendorong inovasi melalui platform
digital dan kemampuan analisis data.
“Dengan berakhirnya pembatasan Covid-19, terdapat
peningkatan kunjungan pelanggan di gerai. Untuk itu, kami percaya dengan
kekuatan model ritel multichannel yang didukung oleh MAPCLUB sebagai penghubung
kami dengan para pelanggan,” tutup Ratih.




