Moneter.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mendapatkan dana segar
hasil divestasi sebesar Rp427 miliar. Dana itu merupakan hasil divestasi
sebagian saham JSMR di PT Trans Marga Jateng sebesar 8%.
“Dana hasil
transaksi tersebut bakal digunakan untuk mengembangkan 20 jalan tol baru,” kata
Corporate Finance Group Head Jasa
Marga, Eka Setya Adrianto di Jakarta, Senin (6/1/2020).
Setelah transaksi itu komposisi kepemilikan saham Trans
Marga Jateng yaitu Jasa Marga sebesar 50,91%, PT Astra Tol Nusantara sebesar
40%, PT Trans Optima Luhur sebesar 8%, dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah
sebesar 1,09%.
Sebelum divestasi saham, komposisi kepemilikan Trans
Marga Jateng adalah perseroan sebesar 58,91%, PT Astra Tol Nusantara sebesar
40%, dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah sebesar 1,09%.
Per kuartal III/2019, JSMR ini memiliki 13 konsesi lama
dan 20 baru. Dari 20 tol baru ini, sebanyak 9 ruas telah beroperasi penuh, 3
ruas beroperasi sebagian, dan 8 ruas masih dalam proses pembebasan lahan dan
konstruksi.
Tahun ini, perseroan memproyeksikan EBITDA tumbuh
signifikan lebih dari 15% dibandingkan dengan raihan tahun ini.
Sepanjang 9 bulan tahun 2019, JSMR mencatatkan EBITDA
senilai Rp5 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun
baru yang senilai Rp4,28 triliun.
Pada 2020, perseroan menyiapkan belanja modal atau
capital expenditure (capex) sekitar Rp20 triliun yang sebagian besar digunakan
untuk membayar proyek-proyek tol, seperti Japek II Elevated dan JORR II, dan finishing ruas tol misalnya
Manado-Bitung.




